BLH Jepang Guyur Dana untuk Bangun PLTS di Sumsel

Kawasan Jakabaring Palembang menjadi lokasi pembangunan PLTS 10 megawatt

Diterbitkan 19 Agustus 2015, 20:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Palembang - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jepang akan membantu pendanaan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pertama di Indonesia.

Menurut Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel Robert Heri, kawasan Jakabaring di Palembang menjadi lokasi pembangunan PLTS 10 megawatt.

"Ada 2 project (pembangunan PLTS di Sumsel), salah satunya PLTS 10 megawatt untuk kebutuhan di Jakabaring Palembang. Ini persiapan untuk Asian Games 2018 dan PLTS ini juga merupakan program Go Green," ujar Robert Heri kepada Liputan6.com di Griya Agung Palembang, Rabu, (19/8/2015).

Pemprov Sumsel sendiri bertugas sebagai penyedia lahan. Untuk PLTS 10 megawatt, mereka siap menyediakan lahan seluas 20 hektar. Pihaknya juga sedang melakukan pengecekan lokasi, termasuk pembebasan lahan warga.

Dalam pembiayaan, bantuan dari Negeri Sakura akan memenuhi setengah dari dana pembangunan PLTS 10MW. Untuk setengah lagi, akan dibantu perusahaan elektronik Sharp, Pemprov Sumsel dan investor lainnya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, pembangunan PLTS pertama di Indonesia merupakan loncatan besar kebijakan energi di Indonesia.

"Ini adalah hasil saat saya mengikuti kunjungan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ke Jepang beberapa waktu lalu. Saya sampaikan di sana, keinginan Pemprov Sumsel untuk memanfaatkan lahan yang ada dan sangat produktif dengan intensitas matahari yang cukup panas untuk dijadikan PLTS," ujar Alex. (Ron/Ado)