Sukses

Kembali ke Surah
Pilih ayat

Ayat tidak ditemukan

Surah ke-16 · Ayat 111

An-Nahl Ayat 111

Lebah · Makkiyah · 128 ayat

۞ يَوْمَ تَأْتِيْ كُلُّ نَفْسٍ تُجَادِلُ عَنْ نَّفْسِهَا وَتُوَفّٰى كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ

Yauma ta'tī kullu nafsin tujādilu ‘an nafsihā wa tuwaffā kullu nafsim mā ‘amilat wa hum lā yuẓlamūn(a).

Arti

(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap orang datang untuk membela dirinya sendiri dan bagi setiap orang diberi (balasan) penuh sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).

Tafsir

Tafsir Wajiz

Ingatkanlah umatmu, wahai Nabi Muhammad, pada hari ketika setiap orang datang kepada Allah untuk membela dirinya sendiri dengan berbagai alasan dari kesalahan dan dosanya. Dan bagi setiap orang, baik mukmin maupun kafir, yang taat maupun yang durhaka, diberi balasan penuh sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan mereka tidak dizalimi atau dirugikan sedikit pun. Allah akan membalas sekecil apa pun amal baik dan buruk yang telah manusia lakukan.

Tafsir Tahlili

Pada hari perhitungan, setiap orang akan diminta pertanggung-jawabannya atas setiap perbuatan yang dilakukan selama hidup di dunia, baik berupa kebajikan maupun kejahatan. Firman Allah swt:

يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُّحْضَرًا ۛوَمَا عَمِلَتْ مِنْ سُوْۤءٍ ۛ

(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan dihadapkan kepadanya, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. (Āli ‘Imrān/3: 30)

Tidak seorang pun pada hari itu yang dapat membela orang lain. Masing-masing memikul bebannya sendiri dan tidak akan memikul dosa orang lain. Firman Allah swt:

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰى ۗ

Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (Fāṭir/35: 18)

Semua perbuatan yang bersifat kebajikan ataupun kejahatan pada hari itu akan mendapat balasan dan tidak ada seorang pun yang dirugikan. Setiap orang sepenuhnya akan memperoleh balasan dari setiap perbuatannya. Yang berbuat kebajikan diberi pahala dengan sempurna atas amal kebajikannya, dan yang berbuat maksiat diberi hukuman dengan sempurna atas perbuatan maksiatnya. Firman Allah swt:

وَاتَّقُوْا يَوْمًا تُرْجَعُوْنَ فِيْهِ اِلَى اللّٰهِ ۗثُمَّ تُوَفّٰى كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ ࣖ ٢٨١ (البقرة)

Dan takutlah pada hari (ketika) kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian setiap orang diberi balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dilakukannya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan). (al-Baqarah/2: 281)

Sumber tafsir: Kementerian Agama RI.