Liputan6.com, Jakarta - Majelis hakim konstitusi mengabulkan uji materi yang dimohonkan Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepsi) terkait Pasal 247 ayat (2), ayat (5), ayat (6), serta Pasal 291, dan Pasal 317 ayat (1) dan ayat (2) UU Pemilu. Pasal-pasal itu mengatur tentang pengumuman hasil survei maupun penghitungan cepat (quick count) hasil pemilu.
"Menyatakan bahwa Pasal 247, Pasal 291 serta Pasal 317 UU No 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bertentang dengan UUD 1945 dan menyatakannya tidak mengikat secara hukum," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Hamdan Zoelva dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (3/4/2014).
Hakim mengangap putusan itu sama dengan keputusan sebelumnya. Dalam uji materi itu 4 pemohon yang tergabung Persepsi yakni Indikator Politik Indonesia, Charta Politica, Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) dan Pedoman Research dan Consulting (PRC) merasa puas atas putusan itu.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi yang telah merespons permohonan kami dan mendengar kontitusi sehingga cepat mengabulkan permohonan kami sebelum tanggal 6 sampai 9 April ini," kata Kuasa hukum Persepsi Andi Syafrani usai sidang.
Ia mengatakan, survei hasil penelitian dapat diumumkan kapan pun kepada publik. Pelarangan pengumuman hasil survei pada masa tenang dan perkiraan hasil penghitungan cepat pemilu dilakukan paling cepat 2 jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat, tidak berlaku lagi.
"Untuk Pemilu Legislatif norma-norma yang ujikan pertama pelarangan survei di masa tenang, dan 2 jam yang pembatasan waktu quick count bertentangan dengan konstitusi. Norma-norma itu tidak berlaku lagi artinya dibatalkan dan berhak menggelar quick count tanpa ancaman pidana," papar Andi.
Dikabulkan MK, Quick Count Pemilu Bisa Digelar Lebih Cepat
Penghitungan cepat pemilu dilakukan 2 jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat, tidak berlaku lagi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6662/original/mahkamah-konstitusi-ilustrasi-130634-b.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi14 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)