Sukses

Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kediri, Putra Pramono Anung Optimistis Menang

Liputan6.com, Jakarta - Calon tunggal Pilkada Kabupaten Kediri yang sekaligus putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramana atau Dhito mengklaim meraih suara 76,43 persen dalam hitung cepat Pilkada Kediri 2020.

"Saya di angka 76,43 persen," ucap Dhito singkat saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (9/12/2020).

Ia pun optimistis bakal memenangkan kontestasi demokrasi di Pilkada Kediri 2020 itu. "Sangat (optimistis)," kata dia.

Dhito merupakan calon tunggal dalam gelaran Pilkada Kediri 2020. Ia disanding untuk melawan kotak kosong dalam pencoblosan tersebut.

Dhito maju bersama Mariya Ulfa sebagai calon Wakil Bupati Kediri. Pasangan ini mendapat dukungan dari banyak partai, baik partai di parlemen maupun nonparleman.

Secara total di Kabupaten Kediri ada 1.231.512 orang yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Aspirasi mereka disalurkan pada 3.311 TPS yang tersebar di 26 kecamatan.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Pesan Pramono Anung ke Hanindhito Himawan yang Maju Pilkada Kediri

Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengingatkan anaknya Hanindhito Himawan Pramana (Dhito) yang maju di Pilkada Kediri untuk menjauhi korupsi. 

"Saya berpesan kepada Dhito jauhi korupsi, jauhi korupsi. Dhito sudah hampir 10 bulan turun ke lapangan dan dia tentunya sudah memahami apa yang menjadi persoalan di Kabupaten Kediri," ujar Pramono dikutip dari Antara, Rabu (9/12/2020).

Sebagai seorang ayah, Pramono mendukung penuh langkah anaknya ikut serta dalam Pilkada Kediri. Ia berharap jika anaknya terpilih, ke depan bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat di Kabupaten Kediri serta dapat menyelesaikan persoalan dasar di sana.

Sejumlah persoalan dasar yang tengah dihadapi Kabupaten Kediri misalnya, ketersediaan air, masalah pangan, lapangan pekerjaan, infrastruktur primer yang harus diperbaiki.

Ia berharap, dengan kepemimpinan Kediri di tangan anak muda bisa merombak wajah kabupaten yang dijuluki Kota Tahu itu menjadi lebih baik.

"Mudah-mudahan Kabupaten Kediri dalam kepimpinan anak muda itu bisa membuat wajah Kediri lebih baik, sehingga saya menaruh harapan penuh," tutur politisi PDIP itu.

Pramono menginginkan agar ke depannya pola pembangunan di sana bisa transparan serta mempersempit jarak dengan masyarakat.

"Tentunya pola pembangunan yang berbeda, harus transparan, lebih dekat dengan masyarakat. Tentunya semua harus diakses secara terbuka. Dengan demikian, itu bagian kontrol dengan dirinya sendiri. Ini harapan saya sebagai orangtua kepada Dhito. Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Kediri memberikan kepercayaan pada Dhito," ucap Pramono.