Sukses

Sejumlah Kader PDIP di Tangsel Membelot Dukung Siti Nur Azizah-Ruhama Ben

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tangerang Selatan, yang mengatasnamakan diri Banteng Veteran memberikan dukungannya kepada pasangan calon nomor urut 2 Siti Nur Azizah-Ruhama Ben.

Padahal, PDIP Kota Tangsel sendiri mengusung pasangan nomor urut 1 Muhamad-Rahayu Saraswati dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini.

Ketua Banteng Veteran, Iwan Dogol, mengaku kader PDIP di Tangsel kesal karena partainya tidak mengusung kadernya sendiri.

"Karena PDIP tidak bisa mengusung kader sendiri. Dan kami sebagai warga negara biasa memiliki hak warga negara untuk memilih calon pemimpin kami," kata Iwan Dogol ketika ditemui Selasa (17/11/2020) di kawasan Serpong Utara.

Iwan mengatakan, Banteng Veteran merupakan para kader PDIP Tangerang Selatan, yang saat ini tidak terlibat dalam kepengurusan partai. Namun, masih tercatat sebagai kader partai.

Sementara Siti Nur Azizah yang ada di lokasi deklarasi mengaku sangat bergembira atas dukungan kader PDIP Tangerang Selatan, terhadap dirinya.

"Semangat saya, menjadi amunisi menguatkan saya mewujudkan Permata dan kalau digali lagi semangat trisakti Bung Karno," jelasnya.

Dia mengaku, dukungan dan pertemuan dengan sejumlah Banteng Veteran Tangerang Selatan adalah tanda-tanda kebesaran Allah dalam merestui dirinya dan meridainya memimpin Tangerang Selatan.

"Ini takdir yang mempertemukan kami. Ini adalah kehendak Allah untuk melakukan perubahan dan harapan baru di Tangsel. Saya meyakini niatan baik menjadi rahmat bagi Tangsel," jelas dia.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Anggota Banteng Veteran

Sementara, Banten Veteran Tangerang Selatan, beranggotakan mantan fungsionaris PDIP Tangerang Selatan, yang saat ini baru tersebar di tiga kecamatan di Tangsel. Dari sisi usia, mereka berada dalam rentang usia 50 tahun ke atas.

"Kami tidak ada kontrak politik apa pun dengan pasangan nomor urut 2. Minimal kami mengajak, istri, anak-anak, keponakan, cucu-cicit kita dan tetangga samping-samping memilih pemimpin yang cocok untuk memimpin Tangsel ke depan," ucap dia.

Reporter : Kirom

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: