Liputan6.com, Jakarta - Seratusan pengunjuk rasa mengepung gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam simulasi pengamanan penghitungan suara Pemilu 2019. Â
Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Sabtu (16/3/2019), pengamanan ketat dilakukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri.
Upaya pengamanan dilakukan bertahap, mulai negosiasi hingga repesif menggunakan gas air mata. Â
Advertisement
Simulasi pengamanan Pemilu dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada 17 April 2019.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409778/original/074363200_1682745589-PPATK.jpg)