Sukses

Masuk Musim Hujan, Bawaslu Gunung Kidul Pantau Kotak Suara Pemilu 2019

Liputan6.com, Yogyakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan monitoring logistik Pemilu di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Hal tersebut untuk memastikan penyimpanan kotak suara dan bilik suara aman.

Komisioner Pengawasan, Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Gunung Kidul Rosita mengatakan, monitoring sendiri merupakan kegiatan yang telah diagendakan sebelumnya.

"Kami meninjau langsung gudang penyimpanan logistik pemilu. Semua sudah siap," ujar Rosita, seperti dikutip Antara, Jumat (2/11/2018).

Menurut Rosita, pihaknya memang memiliki kekhawatiran terhadap kotak suara dan bilik suara yang berbahan baku kardus tersebut. Mengingat, saat ini hampir memasuki musim penghujan dan risiko kerusakan logistik bisa saja terjadi.

"Kekhawatiran pasti apalagi besok musim hujan. Tapi KPU masih terus membuat strategi dan meminimalkan potensi masalah yang ada dan kami percaya kepada KPU," ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya juga melakukan monitoring terhadap jumlah kotak suara dan bilik suara. Jumlah kotak suara, kata Rosita, berjumlah 13.868 buah. Total tersebut menurutnya, lebih dari kebutuhan hanya 13.788 buah.

"Bilik suara yang ada di gudang KPU berjumlah 4.393 buah dengan kebutuhan 4.329 buah," jelas Rosita.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

2 dari 2 halaman

Kotak Suara Berbeda

Sementara itu, Ketua KPU Gunung Kidul Ahmad Ruslan Hani mengatakan, kotak suara Pemilu 2019 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, kotak suara menggunakan bahan kardus dan mika.

Hal tersebut, lanjut Hani, juga berdampak dengan mekanisme penyimpanan kotak suara di gudang KPU. Pihaknya harus jeli dan ekstra hati-hati dalam menjaga keutuhan kotak suara agar tidak rusak.

"Di dalam gudang KPU telah dibuatkan papan panggung yang tingginya kurang lebih 30 cm untuk mengantisipasi adanya rayap yang memungkinkan merusak kotak suara. Papan sudah kami semprot dengan anti rayap, menggunakan seperti panggung ini supaya kotak suara tidak rusak," kata Hani.

Meskipun kotak suara terbuat dari kardus dan mika, Hani menegaskan bahwa soal kekuatannya tidak diragukan. Dalam uji coba, kotak suara teruji kekuatannya.

"Kotaknya berbentuk seperti kotak kerupuk satu sisinya transparan yang berbahan mika, kemarin sudah melihat demonya diduduki kotak suaranya tidak rusak," tegas Rosita.

Loading
Artikel Selanjutnya
Bawaslu Garap Aturan Calon Petahana Wajib Mundur Saat Ikut Pilkada 2020
Artikel Selanjutnya
Bikin E-Rekap Makin Keren di Pilkada 2020, KPU Kembali Gandeng ITB