Sukses

Menggema, Aksi Unjuk Rasa Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Jurnalis Al Jazeera di Gaza

Kecaman terus mengalir dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Eropa, dan sejumlah organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) pada Senin 11 Agustus 2025, setelah sebuah serangan Israel menewaskan jurnalis Al Jazeera di Gaza. Kelompok kebebasan media mengutuk serangan Israel terhadap jurnalis tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. Kantor Berita Al Jazeera menyerukan kepada komunitas internasional dan semua organisasi terkait untuk mengambil langkah tegas guna menghentikan genosida yang sedang berlangsung dan mengakhiri penargetan yang disengaja terhadap para jurnalis. Reporters Without Borders mengatakan hampir 200 jurnalis tewas dalam perang antara Israel dan milisi Hamas yang memanas di Gaza sejak Oktober 2023 silam. Di sisi lain, Israel justru menuduh salah satu dari mereka sebagai militan Hamas. Sebelumnya, pada Minggu (10/8/2025) malam, sebuah serangan Israel menghantam tenda yang terletak di luar gerbang utama Rumah Sakit al-Shifa. Serangan ini menewaskan tujuh orang.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini