PPP Yakin Megawati Tidak Resisten Duet Ganjar-Sandi: Beliau Guru Politik Nasional

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono yakin Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak resisten terhadap Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden dari Bakal Capres PDIP Ganjar Pranowo.

Diperbarui 17 Juni 2023, 16:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono yakin Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak resisten terhadap Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden dari Bakal Capres PDIP Ganjar Pranowo.

Mardiono mengatakan, Megawati adalah seorang negarawan dan guru politik nasional. Sehingga, presiden RI kelima itu tidak akan membatasi nama-nama cawapres yang diusulkan partai koalisi.

"Saya pikir ibu tidak ada yang dibatasi, ya karena ibu adalah seorang negarawan yang luar biasa ya, kemudian ibu Megawati adalah guru politik nasional kita ya. Karena itu saya yakini itu tidak. Tidak akan menjaga, batas, menjaga jarak dengan semua tokoh-tokoh bangsa kita," ujar Mardiono ditemui saat Rapimnas VI PPP di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (17/6).

PPP akan melobi Megawati untuk mengusung duet Ganjar-Sandi. Mardiono mengatakan, tidak akan memaksa PDIP supaya memilih Sandiaga.

"Kalau politik tidak maksakan, kalau politik lobi-lobi menghadirkan sebuah ide dan gagasan untuk membangun bangsa dan negara ini ke depan, enggak ada politik ini memaksakan ya namanya otoriter," ujarnya.

Harus Persetujuan Megawati

Dalam menentukan calon wakil presiden dari Ganjar Pranowo, PPP memahami keputusan itu harus atas persetujuan Megawati. Lantaran, PDIP adalah pengusung utama Ganjar Pranowo.

"Bukan ada di tangan bu Megawati, tetapi harus persetujuan ibu Megawati karena Ibu Megawati adalah ketua PDIP dimana pak Ganjar Pranowo adalah kader PDIP. Tentu ini kesepakatan yang tidak dapat dipisahkan antara pak Ganjar dengan ibu Megawati," ujar Mardiono.

SumberL: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com