Liputan6.com, Palembang - Salah satu pasangan calon Pilkada Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Helmy Yahya dan Muchendi Mahzareki, meminta sejumlah pendukung dan keluarga mereka bersabar menunggu hasil penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pasangan nomor urut 1 calon Bupati Ogan Ilir Sumatera Selatan ini, menyampaikan permintaan tersebut di posko pemenangan usai menyaksikan perhitungan hasil quick count atau hitung cepat di salah satu televisi swasta.
Helmy yang tertinggal dari pasangan nomor urut 2, AW Nofiadi dan Ilyas Panji Alam, juga tak lupa memberikan selamat pada pesaingnya itu.
"Pendukung kami mohon maaf, mimpi kita belum bisa diwujudkan. Kepada pendukung saya ucapkan terima kasih, dan apresiasi sebesar-besarnya," ucap Helmy Yahya di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (9 Desember 2015) petang.
Helmy telah 2 kali gagal bertarung dalam pilkada di Sumsel. Pertama pada Pemilihan Gubernur 2009 dan Pemilihan Bupati Ogan Ilir 2010. "Saya lahir dari bawah, saya tahu betul menang, kalah. Karena itu, kami juga sampaikan selamat untuk Ofi (Nofiadi) dan Ilyas yang dinyatakan unggul sementara ini," ujar Helmy.
Baca Juga
- Massa Pendukung Paslon Pilkada Gowa Kepung Kantor Camat
- Hajatan dan Tarian Naga Pilkada
- Saat Pilkada Bali 3 Kali Diguncang Gempa
Kendati demikian, ia tetap menyerahkan hasil penghitungan Pilkada serentak tersebut kepada KPU Ogan Ilir. Jika memang dinyatakan kalah, Helmy tak sungkan untuk bersama membangun Ogan Ilir, ke depan.
Sementara itu, pasangan unggulan Ahmad Wazir Nofiadi-Ilyas Panji juga tengah menyimak hasil quick count bersama di posko pemenangan, di kawasan Indralaya Indah. Sejak pagi, pasangan ini rupanya telah berkeliling melakukan pantauan di beberapa TPS di kota Inderalaya.
"Semua usaha, doa dan pemikiran sudah dikerahkan dan diikhtiarkan. Tinggal menunggu hasilnya," kata Nofiadi, yang juga merupakan putra Bupati Ogan Ilir sebelumnya, Mawardi Yahya.
Hal yang menarik dalam Pilkada Ogan Ilir ini adalah melihat ke mana arah dukungan Gubernur Alex Noerdin yang juga Ketua DPD Golkar Sumsel. Dari 3 pasangan calon, Helmy Yahya-Muchendi, AW Nofiadi-Ilyas Panji Alam dan Sobli-Taufik Toha, dukungan Alex diyakini mengerucut pada pasangan nomor urut 1 dan 2.
Hanya saja, menurut pengamat politik dari Universitas Sriwijaya, Joko Siswanto sudah seharusnya Alex sebagai Ketua DPD Partai Golkar mendukung pasangan nomor urut 2.
"Di satu sisi anak dari Wakil Gubernur Ishak Mekki, yaitu Muchendi Mahzareki. Sedangkan secara formal, beliau sepatutnya mendukung AW Nofiadi yang diusung Golkar. Hanya beliau yang tahu," tukas Joko.
Mantan Bupati Dikalahkan Wakil Bupati
Lingkaran Survey Indonesia (LSI) merilis hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Hasil quick count menunjukkan, pasangan mantan Bupati Djohan Syamsu kalah dalam perebutan kursi bupati Kabupaten Lombok Utara.
"Dari hasil quick count KCI LSI, dengan data sampel yang masuk hingga 99,7 persen. Pasangan nomor urut 2, Najmul Akhyar dan Syarifudin unggul dengan perolehan suara 53,18 persen mengalahkan pasangan nomor urut 1,Djohan Syamsu dan Mariadi dengan perolehan suara 46,82 persen," ujar Putri Dwi, Tim Riset KCI LSI di Mataram, Rabu (9/12/2015).
Hasil tersebut diperoleh berdasarkan sampel survei yang diacak di 216 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 518 TPS di Kabupaten Lombok Utara dan sampel jumlah pemilih sebanyak 110.210 dengan margin error 1 persen.
Putri menjelaskan, hasil survei LSI menunjukkan pasangan nomor urut 2 menang di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Utara. Kemenangan telak pasangan nomor 2 ini diperoleh di Kecamatan Pemenang dengan jumlah suara mencapai 73,07 persen.
Dia menambahkan, tingkat partisipasi masyarakat Lombok Utara pada Pilkada Lombok Utara diprediksi sangat tinggi dengan angka mencapai 81,99 persen. "Dari angka tersebut diperoleh permisalan bahwa dari 10 pemilih, hanya 2 orang yang tidak menentukan pilihan. Bisa dikatakan partisipasi pemilih sangat tinggi," tutup Putri.
Pilkada Kabupaten Lombok Utara dikuti oleh 2 pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 Djohan Syamsu dan Mariadi (Jadi) dan pasangan nomor urut 2 Najmul Akhyar dan Syarifudin.
Sebelum pilkada berlangsung, kedua calon bupati bersatu untuk memimpin Kabupaten Lombok Utara, Djohan Syamsu sebagai bupati dan Najmul Akhyar sebagai wakil bupati.
Namun di pilkada kali ini mereka berpisah dan mencari pasangan masing-masing. Alhasil, survei LSI menunjukkan pasangan mantan Wakil Bupati unggul dalam pilkada tersebut.
Advertisement
Pasangan 'Akar Super' Unggul
Sementara itu, lembaga survei Indeks Politica Indonesia (IPI) merilis data quick count untuk Pilkada Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Rabu (9/12/2015).
Dari hasil real quick count yang dilakukan IPI, suara tertinggi diraih pasangan Andi Kaswadi Razak-Supriansyah (Akar Super) sebanyak 8.0307 suara alias (57,68%). Sementara pasangan Lutfi Halide-Andi Zulkarnain Soetomo (LHD-Azas) hanya mendapat suara sebanyak 5.8917 suara alias (42,32%).
"Hasil yang kami rilis merupakan real quick count yang diambil dari sampel per TPS, di mana sebanyak 501 TPS yang telah dikumpulkan dari jumlah total TPS yang ada di Kabupaten Soppeng sebanyak 503 TPS. untuk margin error itu hanya berkisar 0,05% saja," ucap Direktur Indeks Politica Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir dalam rilisnya kepada Liputan6.com.
Hasil real quick count itu sendiri, diakui Suwadi dirilis sejak pukul 18.20 Wita tadi. "Kita tadi update pada Jam 18.20 Wita," tukas Suwadi.
7 Kabupaten Sumsel
Proses penghitungan suara Pilkada serentak di 7 kabupaten di Sumatera Selatan akhirnya dirampungkan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel. Sampai pukul 22.30 WIB, Rabu (9/12/2015), seluruh jumlah suara termasuk perolehan telah masuk ke pusat data di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politi Provinsi Sumsel.
"Sudah masuk semua, hanya saja untuk keseluruhan mungkin persentasenya yang baru dapat kami bagikan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel Herdi Apriansyah, Rabu malam.
Kesbangpol Sumsel berkoordinasi dengan Kesbangpol di masing-masing Kabupaten yang menggelar Pilkada dalam proses pengumpulan data. Sesuai dengan Permendagri No.9 Tahun 2005 tentang Pedoman Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Desk Pilkada ini sengaja dibentuk untuk memudahkan Pemprov Sumsel memonitor pilkada di 7 kabupaten. Selanjutnya, data yang telah masuk akan diserahkan ke KPU Sumsel, untuk dicek silang, lalu diproses sebelum nantinya diumumkan.
Hasil ini sendiri, nyatanya tak begitu jauh berbeda dengan hasil hitung cepat lembaga Independen yang muncul sejak siang hingga malam hari. (Raden Fajar)
Berikut persentase perolehan suara masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati di Provinsi Sumsel:
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
1. Heri Amalindo-Andreas Lacony (75,18%)
2. Sukarman-Almarizan (2,08%)
3. Eftiyani-M. Mukhtar (22,74)
Kabupaten Musi Rawas Utara
1. Akisropi Ayub-Andi Wijaya (36,72%)
2. Khairul Alamsyah-Siti Nurizka (20,62%)
3. Syarif Hidayat-Devi Suhartoni (42,66%)
Kabupaten OKU Selatan
1. Popo Ali Martopo-Sholehein Abuasir (64,06%)
2. Wahab Nawawi-Herawati Abdullah Manjan (35,94%)
Kabupaten Musi Rawas
1. Ratna Machmud-Zabur Nawawi (44,20%)
2. Hendra Gunawan-Suwarti (44,92%)
3. Zulkarnain-Ratnawati (10,88%)
Kabupaten OKU Timur
1. HM Kholid-Fery Anthoni (59,01%)
2. Edward Jaya-Sugeng Supriyanto (33,60%)
3. Juanda-Didi Apriadi (7,39%)
Kabupaten Ogan Ilir
1. Helmi Yahya-Muchendi (43,32%)
2. AW Noviandi-Ilyan Panji Alam (49,74%)
3. Sobli-HM Taufik Toha (6,94%)
Kabupaten Ogan Komering Ulu
1. Kuryana Aziz-Johan Anuar (60,76%)
2. Percha Leanpuri-HM Nasir Igun (39,24%)
Advertisement
Klaim Menang Pilkada Purbalingga
Pemenang final Pilkada Purbalingga baru akan diumumkan pada 17 Desember mendatang. Namun, pasangan calon bupati-wakil bupati, Tasdi-Tiwi sudah mengklaim sebagai pemenang pilkada. Tim pemenangannya pun mencukur gundul rambut mereka sebagai tanda syukur.
"Ini patut disyukuri. Tapi ini baru data sementara," kata Ketua Tim sukses Tasdi-Tiwi, Bambang Irawan, Rabu (9/12/2015).
Dari data sementara yang dilansir tim pemenangan Tasdi-Tiwi, pasangan tersebut unggul dengan presentase hingga 54,69 persen dibandingkan pasangan calon nomor dua, Sugeng-Sucipto yang hanya mendapatkan 46,31 persen suara. Data tersebut dirilis tim pemenangan Tasdi-Tiwi, Rabu sore.
Berdasarkan hasil rekapitulasi versi tim sukses Tasdi-Tiwi, pukul 18.00 WIB sudah masuk sekitar 85 persen suara dari seluruh tempat pemungutan suara di Purbalingga. Dari hasil tersebut, pasangan Tasdi-Tiwi mendapatkan suara sebanyak 226.218 suara, sedangkan pasangan Sugeng-Sucipto meraih 187.393 suara.
Bambang mengimbau kepada pendukung Tasdi-Tiwi agar tidak berlebihan merayakannya. "Karena kita semua saudara, dalam pilkada pasti ada menang dan kalah. Ini kemenangan kita semua," ujar dia.
Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga belum merilis rekapitulasi perhitungan cepat. Saat dihubungi, Ketua KPU Purbalingga Sri Wahyuni mengatakan pihaknya memang tidak menggelar perhitungan cepat dalam pilkada serentak ini. "Kita tidak ada hitung cepat. Memang tidak diizinkan dari (KPU) pusat."
Sementara itu dari data scan model C-1 yang didapat dari TPS dan diunggah pada situs pilkada2015.kpu.go.id, pasangan Sugeng-Sucipto memimpin sementara dengan perolehan 14.899 suara (51,89%), sedangkan pasangan Tasdi-Tiwi meraih 13.813 suara (48,11%).
Data tersebut berdasarkan perhitungan di 102 TPS yang ada di Kecamatan Kaligondang. Atau baru 6,82 persen dari total suara yang masuk.
Sementara itu, pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, berlangsung aman dan sukses. Hal tersebut diungkapkan pejabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo usai melakukan meninjau ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Dari pantauan yang dilakukan bersama jajaran Forkompimda dan Desk Pilkada, dijumpai para petugas TPS dapat melaksanakan tugasnya sesuai ketentuan. Masyarakat juga memiliki pemahaman yang memadai sehingga partisipasinya juga cukup memadai. Menyangkut keamanan wilayah, menurut bupati juga terpantau aman dan yang sebelumnya dikhawatirkan tidak terjadi.
Tumpengan Sederhana
Meskipun quick count atau hitung cepat Pilkada Surabaya versi Indo Barometer menunjukkan 85,63 persen kemenangan diperoleh pasangan calon wali kota Surabaya Tri Rismaharini dan calon wakil walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang diusung PDIP, suasana Posko Gotong Royong Tim Relawan Pemenangan Risma Whisnu yang terletak di Jalan Bulak Banteng Kidul 9 A, Surabaya sejak Rabu (9/12/2015) sore sekitar pukul 16.00 WIB sudah tampak ramai.
Pantauan Liputan6.com, puluhan relawan merayakan perolehan suara pasangan Risma-Whisnu dengan mengadakan tumpengan sederhana.
Mochammad Mochtar selaku Ketua Tim Relawan Pemenangan Risma-Whisnu mengatakan, perolehan suara menunjukkan kemenangan di Surabaya Utara juga mempengaruhi perolehan keunggulan pasangan calon yang diusung PDIP.
"Saya ucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat Surabaya Utara yang hingga saat akhir pemungutan suara mengantarkan Bu Risma, dan akhirnya alhamdulillah hampir seluruh Surabaya juga memenangkan Bu Risma dan ini adalah menang mutlak," kata Mochamad Mochtar di hadapan tim relawan dan masyarakat yang diundang.
Kemenangan Bersama
Namun ia menegaskan, hal itu bukan kemenangan Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana. "Ini bukan kemenangan milik partai Bu Risma Pak Whisnu, tapi ini adalah kemenangan rakyat Surabaya dan kami rayakan kemenangan ini demi menyangkut masa depan rakyat Surabaya."
Ia pun menegaskan perjuangan mengawal pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana tidak berhenti di angka perolehan suara hasil quick count saja. "Perjuangan kita bukan sampai di sini saja, mari kita kawal bersama. Dan saya tidak akan lupakan yang mendukung Bu Risma bersama saya," papar pria yang juga Ketua Gerakan Surabaya
Menurut dia, memang pantas Tri Rismaharini peroleh suara di atas 60 persen. "Karena Bu Risma adalah wali kota perempuan pertama yang mampu menutup Lokalisasi Dolly," tukas Mochamad Mochtar.
Sementara itu Syarif Sarkam Ketua Laskar Ababil mengatakan kepemimpinan Tri Rismaharini sudah teruji sebelumnya.
"Sejak awal kami yakin suara Risma di atas 60 persen, dan kami akan kawal terus beliau," pungkas Syarif.
Selain merayakan dengan tumpengan sederhana, Tim Relawan Pemenangan Risma-Whisnu juga menyuguhkan hiburan musik akustik jalanan asal Taman Bungkul. Yakni, Jono Olala yang membawakan lagu-lagu Iwan Fals seperti 'Ibu', 'Lonteku', 'Wakil Rakyat'. (Dan)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8267016/original/061315600_1782115624-Wayan_Koster_-_Cek_Fakta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/946530/original/042527900_1438753825-pilkada-serentak-8-yos-150805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260847/original/080495800_1781665547-063_2281975528.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261512/original/033497000_1781727509-063_2282087886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5626466/original/003931900_1778221281-ALJAZAIR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8265428/original/072310000_1782111808-AP26172732756707.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264294/original/025943800_1782105633-IMG-20260622-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264381/original/045958100_1782109190-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985606/original/007135300_1649144512-000_9YF9E8.jpg)