Suzuki e-Sky Bakal Jadi EV Termurah di Jepang

Suzuki bersiap memasuki persaingan mobil listrik mungil di Jepang, dengan meluncurkan e-Sky pada 16 November 2026

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 18:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki bersiap memasuki persaingan mobil listrik mungil di Jepang, dengan meluncurkan e-Sky pada 16 November 2026. Model ini menjadi mobil penumpang listrik mini pertama yang dipasarkan Suzuki, sekaligus menawarkan harga yang diklaim paling terjangkau di kelasnya.

Suzuki e-Sky dibanderol mulai 2,12 juta yen termasuk pajak, atau setara Rp 237,4 juta. Dengan dukungan subsidi pemerintah Jepang, harga efektif yang harus dibayarkan konsumen diperkirakan mulai sekitar 1,55 juta yen atau sekitar Rp 173,6 juta.

Dengan harga setelah subsidi tersebut, Suzuki e-Sky menjadi lebih murah lebih dari 300 ribu yen atau sekitar Rp 33,6 juta dibandingkan Nissan Sakura, yang juga bermain di segmen mobil listrik mini.

Strategi harga tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Suzuki untuk mendorong minat konsumen Jepang terhadap kendaraan listrik.

Disitat dari The Star, bukan hanya mengandalkan harga, Suzuki e-Sky juga menawarkan jarak tempuh yang kompetitif.

Dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil ini mampu menempuh hingga 310 kilometer. Angka tersebut disebut menjadi jarak tempuh terjauh di antara mobil mini buatan produsen Jepang.

Dari sisi efisiensi, Suzuki e-Sky mampu mencatat konsumsi energi sebesar 11,92 kilometer per kWh. Suzuki juga menargetkan penjualan model listrik barunya tersebut mencapai sekitar 1.000 unit per bulan di pasar domestik.

Kehadiran Suzuki e-Sky menjadi langkah penting bagi pabrikan, karena selama ini perusahaan tersebut memang kuat di pasar mobil mini Jepang.

Pada tahun lalu, Suzuki bahkan menjadi pemimpin pasar domestik kendaraan mini, dengan pangsa sebesar 34 persen.

Suzuki Siapkan Teknologi Elektrifikasi yang Lebih Efisien

Suzuki mengumumkan peta jalan pengembangan elektrifikasinya untuk beberapa dekade mendatang. Jenama asal Jepang ini, akan fokus dengan pendekatan multi-pathway, pengurangan waktu pengembangan model baru, dan peningkatan modularitas.

Disitat dari Carscoops, perusahaan berlambang 'S' ini tengah mengembangkan e-Axle 3-in-1 yang digunakan di mobil listrik kei e-Sky menjadi unit modular 6-in-1 dengan dimensi yang sama.

Teknologi ini nantinya dapat digunakan untuk mobil listrik berbasis baterai (BEV), hybrid series (HEV), serta model dengan sistem light range extender (REEV).

Untuk model perkotaan seperti e-Sky, Suzuki menyiapkan motor listrik depan dengan tenaga 94 hp atau 70 kW, yang dipadukan motor listrik belakang 13 hp atau 10 kW pada varian 4WD.

Sementara itu, model yang lebih besar akan mendapatkan e-Axle utama bertenaga 174 hp atau 130 kW, serta pilihan sistem e-4WD di bagian belakang dengan tenaga 40 hp atau 30 kW.

Suzuki juga menargetkan penggunaan motor listrik tanpa heavy rare earth, agar lebih mudah didaur ulang.