Gaikindo Optimistis Penjualan Mobil 2026 Tetap Tumbuh Meski Dolar Naik

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tekanan, terlebih ambruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Gaikindo tetap optimistis penjualan mobil tumbuh

Diterbitkan 28 Mei 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tetap optimistis, pasar kendaraan roda empat di Tanah Air tetap tumbuh pada 2026. Meskipun, kondisi ekonomi saat ini tengah menghadapi berbagai tekanan, khususnya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menyatakan, penjualan mobil pada 2026 tetap mengalami pertumbuhan dan optimistis mengalami kenaikan hingga akhir tahun.

"Kita harus optimis. Kalau kita lihat, dari capaian sampai bulan April kan masih positif, walaupun ada pemberitaan sana-sini, tapi angkanya menunjukan penjualan masih positif," ujar Kukuh, saat ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Menurutnya, momentum positif yang terjadi pada April 2026, harus tetap dijaga agar daya beli masyarakat terhadap kendaraan tetap terpelihara, dan industri otomotif nasional terus meningkat. Sebab, industri otomotif memiliki efek berganda terhadap perekonomian nasional karena melibatkan rantai industri yang luas, mulai dari manufaktur kendaraan, komponen, hingga sektor pendukung lainnya.

"Kalau industri otomotif ada pembelinya, industrinya muter. Mau kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial, terutama yang diproduksi di dalam negeri," tambahnya.

Dengan begitu, melihat kondisi ambruknya mata uang rupiah terhadap dolar AS, tak serta-merta dilihat untuk para pabrikan di Tanah Air untuk terburu-buru menaikan harga jual kendaraannya. Produsen disebut masih mempertimbangkan banyak faktor sebelum mengambil keputusan penyesuaian harga, termasuk kondisi stok kendaraan, komponen, hingga komitmen pembelian bahan baku jangka panjang.

Gaikindo juga mengingatkan bahwa kenaikan harga yang terlalu cepat justru berpotensi membuat konsumen menahan pembelian. Jika itu terjadi, penjualan industri bisa melambat karena stok kendaraan yang tersedia di pabrikan dan diler masih cukup besar.

Penjualan April 2026

Sebagai informasi, jika melihat data Gaikindo, penjualan wholesales pada bulan April 2026 meningkat sebesar 55 persen secara tahunan (year-on-year) dengan total capaian mencapai 80.776 unit. Secara keseluruhan sepanjang Januari hingga April 2026, pasar otomotif Indonesia menunjukkan tren positif dengan total penjualan mencapai 289.787 unit (tumbuh 12,5 persen).

Sejalan dengan pertumbuhan di dalam negeri, kinerja ekspor otomotif Indonesia juga memiliki catatan yang positif. Gaikindo mencatat pengiriman mobil dalam bentuk Completely Built Up (CBU) ke luar negeri pada April 2026 telah berhasil mencapai 159.662 unit, atau tumbuh sebesar 10,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini juga didukung oleh ekspor kendaraan Completely Knocked Down (CKD) yang sepanjang April 2026 yang meningkat hingga 76,4 persen dengan total pengiriman mencapai 25.791 set.