Malu-maluin, GWM Jiplak Iklan Range Rover

Ini bukan pertama kalinya brand premium milik GWM tersebut disorot karena kemiripan materi promosi dengan merek lain.

Diterbitkan 09 Maret 2026, 17:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kontroversi melanda produsen otomotif asal China, Great Wall Motor (GWM). Bos GWM Wei Jianjun, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf setelah materi promosi untuk SUV terbaru Wey V9X terbukti menjiplak kampanye milik Range Rover Sport.

Dilansir Carnewschina, permintaan maaf tersebut disampaikan langsung melalui sebuah video resmi pada 6 Maret 2026. Langkah ini terbilang jarang dilakukan oleh pimpinan perusahaan otomotif besar, sehingga menarik perhatian publik industri otomotif global.

Kasus ini bermula ketika warganet menemukan kemiripan mencolok antara poster promosi Wey V9X dengan materi kampanye Range Rover Sport bertajuk “Hidden Force” yang dirilis pada 2025.

Kesamaan tersebut mencakup sejumlah elemen visual seperti latar belakang merah gelap, susunan pencahayaan, dan komposisi objek dan posisi kendaraan.

Setelah dilakukan penyelidikan internal, GWM akhirnya mengonfirmasi bahwa materi promosi tersebut memang merupakan duplikasi 1:1 dari materi kampanye asli milik Range Rover Sport.

Dalam pernyataan videonya, Wei Jianjun menegaskan bahwa perusahaan akan bertanggung jawab penuh secara hukum maupun finansial atas pelanggaran hak cipta tersebut.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada kreator asli kampanye tersebut serta publik otomotif.

Setelah pernyataan dari chairman GWM, CEO merek Wey, Zhao Yongpo, juga ikut mengeluarkan permintaan maaf resmi. Ia menyebut insiden tersebut sebagai kelalaian serius dalam proses internal perusahaan.

Bukan yang Pertama

Sebagai langkah perbaikan, seluruh materi promosi yang melanggar hak cipta telah ditarik dari platform resmi perusahaan.

Ini bukan pertama kalinya brand premium milik GWM tersebut disorot karena kemiripan materi promosi dengan merek lain.

Sebelumnya pada awal 2025, video promosi MPV Wey Gaoshan juga sempat dibandingkan dengan iklan milik Lexus karena dianggap memiliki konsep visual yang sangat mirip.

Namun, kasus Wey V9X menjadi yang pertama di mana ketua perusahaan turun langsung memberikan klarifikasi dan permintaan maaf publik.