BYD Perkenalkan Charging Pile Tercepat di Dunia, EV Bisa Isi Daya dalam Sekejap

Megawatt Flash Charging Pile diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai mobil listrik hingga mendekati durasi pengisian bakar kendaraan konvensional

Diterbitkan 25 Februari 2026, 17:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BYD dilaporkan mulai melakukan penyebaran besar-besaran infrastruktur pengisian daya terbarunya, Megawatt Flash Charging Pile. Kehadiran teknologi ini diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai mobil listrik hingga mendekati durasi pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.

Langkah agresif ini sekaligus menegaskan ambisi BYD dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik (EV) melalui solusi charging ultra-cepat dengan teknologi terkini.

Berbeda dari sistem ultra-fast charging pada umumnya, Megawatt Flash Charging Pile tampil mencolok dengan desain berbentuk “T” dan balutan warna biru terang yang futuristis.

Salah satu inovasi menariknya adalah penggunaan dua kabel pengisian yang menggantung di sisi kiri dan kanan. Desain ini menjawab masalah klasik seperti kabel terlalu pendek atau terseret ke tanah.

Tak hanya itu, sistem katrol (pulley) yang menggantung membantu menetralkan bobot kabel, sehingga lebih ringan dan nyaman saat digunakan.

Pendekatan ergonomis ini menjadi nilai tambah, terutama untuk stasiun pengisian daya dengan arus dan daya sangat besar.

Secara teknis, BYD menyebut Megawatt Flash Charging Pile sebagai terminal pengisian daya megawatt full liquid-cooled pertama di dunia yang diproduksi massal untuk mobil penumpang.

Sistem ini mengusung tiga indikator “seribu”, yakni Tegangan 1000V, Arus 1000A, dan Daya: 1000kW (1MW). Bahkan, output puncaknya bisa mencapai 1.360 kW.

Dengan kemampuan tersebut, BYD mengklaim kecepatan pengisian setara “1 detik untuk 2 kilometer”.

Artinya, dalam waktu sekitar 5 menit, mobil listrik kompatibel dapat memperoleh tambahan jarak tempuh hingga 400 kilometer.

Jika klaim ini terealisasi secara konsisten di lapangan, maka waktu charging EV akan semakin mendekati durasi isi bensin di SPBU.

Daya besar tentu berisiko menimbulkan panas berlebih. Untuk itu, BYD menyematkan teknologi liquid cooling (pendingin cair) baik pada kabel charging gun maupun pada unit terminalnya.

Pendinginan cair ini berfungsi menjaga suhu tetap stabil saat arus tinggi mengalir, sekaligus memastikan performa pengisian tetap optimal tanpa penurunan daya akibat overheating.

 

Fitur Dual-Gun Charging dan Manajemen Daya Cerdas

Keunggulan lain dari Megawatt Flash Charging Pile adalah teknologi dual-gun charging. Sistem ini memungkinkan pengoperasian satu gun secara independen, serta penggunaan dua gun secara paralel untuk meningkatkan output daya

Selain itu, BYD juga membekali sistem ini dengan fitur “peak shaving and valley filling”. Fungsinya adalah menyimpan listrik dari jaringan saat jam beban rendah (off-peak), dan melepaskan energi tersimpan saat jam sibuk (peak).

Strategi ini membantu mengurangi tekanan pada jaringan listrik sekaligus memastikan output tinggi 1MW tetap stabil saat dibutuhkan.

Dengan dimulainya penyebaran infrastruktur Megawatt Flash Charging Pile, BYD berpotensi menghadirkan standar baru dalam ekosistem kendaraan listrik.

Jika infrastruktur ini terintegrasi luas dan didukung model kendaraan yang kompatibel dengan arsitektur 1000V, maka salah satu kekhawatiran terbesar konsumen yakni lamanya waktu charging, bisa segera teratasi.