TRAC Ingin Genjot Porsi Bisnis B2C hingga 50% pada 2030

Saat ini porsi B2B masih menjadi tulang punggung di TRAC mencapai 92%.

Diterbitkan 12 Februari 2026, 19:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu lini bisnis PT Serasi Autoraya yang berada di bawah naungan PT Astra International Tbk, TRAC ingin menyeimbangkan porsi segmen penyewaan ritel (B2C) sama rata dengan korporasi (B2B). Targetnya, porsi pasar ritel bisa mencapai 50% dari seluruh bisnis penyewaan kendaraan pada 2030.

Chief Operating Officer TRAC Halomoan Fischer menuturkan, saat ini porsi B2B masih menjadi tulang punggung di perusahaan mencapai 92%. Sementara komposisi B2C masih 8% atau sewa harian atau bulanan (ritel).

Ke depan komposisi ini yang ingin diubah. "Kami melihat ada pasarnya di sana (B2C). Saat ini banyak orang memanfaatkan ride hailing untuk menunjang mobilitasnya. Tapi, untuk jarak yang jauh atau harus berhenti di beberapa titik, sewa kendaraan menjadi pertimbangan karena lebih murah," ujar dia di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Keinginan menyeimbangkan komposisi pasar ini, karena mengacu pada pasar sewa kendaraan secara keseluruhan. Di mana, 70% sampai 80% justru dipegang penyewaan ritel, baru sisanya korporasi. "Kami melihat ini opportunity yang sangat baik untuk TRAC bisa mengembangkan lebih lanjut," jelas dia.

Dia mengaku dengan menyeimbangkan segmen pasar dengan harapan portofolio perusahaan bisa lebih berkembang mengikuti kondisi pasar.

Diakui untuk mencapai hal tersebut membutuhkan perjalanan panjang dan perlu mempersiapkan berbagai hal. Dimulai dari waktu reservasi yang bisa dilakukan multichannel. Pelanggan juga bisa reservasi melalui aplikasi TRACtoGo, websiteTRAC, maupun datang langsung ke 27 cabang TRAC yang tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia.

TRAC juga terkoneksi dengan berbagai mitra yang strategis seperti Online Travel Agent (OTA)dalam dan luar negeri, maskapai penerbangan, jaringan perhotelan, institusi perbankan, serta mitrakorporasi lainnya. 

Selain itu, mempersingkat booking window pemesanan menjadi 2 jam, menyediakan fitur Pick Up Now untuk layanan airport transfer dan lainnya.

Siapkan 1.500 Kendaraan di Momen Lebaran

TRAC menyiapkan 1.500 hingga 2.000 kendaraan selama momen mudik Lebaran 2026 ini. Sejumlah kendaraan ini yang bisa disewa masyarakat yang ingin mengatur perjalanan mudik, sekaligus liburan ke seluruh wilayah di Indonesia. 

Chief Operating Officer TRAC, Halomoan Fischer Lumbantoruan mengungkapkan, jenis kendaraan yang kerap dicari masyarakat saat momen mudik adalah minibus karena menampung kapasitas banyak. Di TRAC, Avanza dan Innova yang kerap jadi pilihan.

"Kalau daerah (tujuan) pasti Jawa 70% untuk perjalanan mudik dan selebihnya bukan mudik tapi liburan seperti Bali, Lombok, Makasar dan lainnya," jelas dia di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Demi memudahkan layanan, sejumlah siasat dipersiapkan TRAC untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Seperti kondisi kendaraan sewa yang berumur muda. Maksimal umur kendaraan adalah 3 tahun dan termuda setahun.

Pelanggan juga dapat memilih layanan sewa mobil dengan pengemudi maupun lepas kunci (self-drive). TRAC memastikan pengemudi yang telah melalui proses rekrutmen dan seleksi ketat hingga pelatihan.

"Kami memastikan setiap kendaraan yang digunakan pelanggan berada dalam kondisi prima melalui program perawatan rutin yang mengikuti standar ATPM, mulai dari penggunaan suku cadang berkualitas, mekanik profesional, hingga bengkelrekanan yang terjamin," tambah dia.

Fischer mengatakan, pihaknya juga menghadirkan program promo khusus di momen Lebaran. Dengan promo Lebaran Early Bird dengan diskon hingga 30% untuk periode penggunaan 14–28 Maret 2026. Promo Early Bird berlaku untuk pemesanan hingga 20 Februari 2026, sementara promo reguler dengan diskon hingga 20% berlaku hingga 28 Maret 2026.

 

 

Â