Mengenal Rangka Motor, Mulai dari Backbone Twin Spar hingga Trellis

Rangka adalah tulang punggung sepeda motor yang menentukan handling, kekuatan, dan kestabilan. Kenali tiga jenis rangka motor yang paling populer ini

Diterbitkan 14 Desember 2025, 16:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi para penggemar motor, frame atau rangka seringkali menjadi topik pembahasan yang tak kalah penting dari mesin. Rangka adalah tulang punggung sebuah sepeda motor yang bertanggung jawab penuh atas integritas mekanisnya. 

Rangka memiliki fungsi yang krusial karena ia berfungsi untuk menopang semua komponen utama, mulai dari mesin bertenaga tinggi, sistem suspensi, tangki bahan bakar, hingga bobot pengendara itu sendiri. 

Kekuatan dan desain rangka secara langsung dapat menentukan karakter sebuah motor secara keseluruhan, mulai dari kelincahan (handling) saat meliuk di jalanan padat, kestabilan saat mencapai kecepatan puncak di trek lurus, hingga kemampuannya untuk menahan kekuatan torsi mesin yang ganas. 

Memahami jenis rangka yang digunakan pada motor Anda adalah kunci esensial untuk mengetahui limitasi, keunggulan, dan potensi performa maksimal kendaraan.

Setiap jenis rangka tentunya sudah dirancang dengan filosofi yang berbeda, disesuaikan dengan peruntukan motornya apakah itu untuk komuter harian, petualangan off-road ringan, atau balapan super cepat di lintasan. 

Dilansir laman resmi Suzuki, Terdapat beberapa jenis rangka utama yang populer dalam industri otomotif, di antaranya adalah Backbone (atau Spine Frame), Twin Spar (atau Perimeter Frame), dan Trellis (rangka teralis).

Lantas apa saja perbedaan yang mendasar dari ketiga jenis rangka ini? Perbedaan terletak pada struktur penyangga utama yang menghubungkan kepala kemudi (steering head) hingga lengan ayun (swingarm). 

Pemilihan material, seperti baja (steel) atau aluminium, juga akan sangat memengaruhi bobot dan kekakuan rangka tersebut, yang pada akhirnya memengaruhi pengalaman berkendara Anda di jalan raya.

Backbone Merupakan Rangka Paling Umum

Rangka Backbone atau Spine Frame adalah jenis rangka yang paling sederhana dan umum ditemukan.

Bagaimana bentuknya? Rangka ini terdiri dari satu batang tunggal yang tebal, membentang dari bagian kepala stang hingga ke belakang, menyerupai tulang punggung. Mesin motor biasanya digantung di bawah batang utama ini.

Rangka Backbone sangat mudah diproduksi, biaya pembuatannya rendah, dan memiliki bobot yang relatif ringan. Desainnya juga memberikan fleksibilitas tinggi untuk desain bodi motor.

Sementara kekurangannya, kekakuan torsionalnya (torsional rigidity) dinilai kurang optimal, sehingga kurang ideal untuk motor dengan performa sangat tinggi atau untuk penggunaan kecepatan tinggi yang membutuhkan kestabilan ekstra.

Rangka jenis ini sering digunakan pada motor bebek, skuter, dan beberapa motor naked atau off-road entry-level yang mengutamakan kepraktisan dan bobot ringan.

Rangka Twin Spar Pilihan Utama Dunia Sport

Rangka Twin Spar juga dikenal dengan nama Perimeter Frame atau Delta Box (istilah khas Yamaha). Rangka ini adalah pilihan utama di dunia motor sport dan balap.

Rangka Twin Spar memiliki kelebihan karena menawarkan kekakuan dan kestabilan torsional yang sangat tinggi.

Karena strukturnya yang menggunakan dua batang utama tebal (biasanya aluminium), membingkai mesin dan menyambungkan kepala kemudi ke swingarm dengan jarak yang pendek.

Struktur ini memberikan handling yang presisi saat bermanuver dan kecepatan tinggi.

Sedangkan kekurangannya, rangka ini cenderung lebih kompleks dan lebih mahal dalam proses pembuatannya. Material aluminium yang digunakan juga membuat perbaikan jika terjadi kerusakan besar menjadi lebih sulit.

Rangka Twin Spar sendiri lazim digunakan pada motor sport kelas menengah hingga superbike, seperti Yamaha R15, Honda CBR series, hingga motor-motor di ajang MotoGP.

Rangka Trellis Paling Gampang Dikenali

Rangka Trellis memiliki ciri khas yang paling mudah dikenali. Rangka ini tersusun dari jalinan pipa-pipa baja kecil yang dilas membentuk rangkaian segitiga (triangulation). Desainnya menyerupai jaring atau teralis.

Rangka Trellis menawarkan rasio kekuatan terhadap bobot (strength-to-weight ratio) yang luar biasa baik.

Dengan pipa-pipa yang saling menyilang, rangka ini sangat kaku dan kuat, namun tetap mempertahankan bobot yang ringan. Selain itu, desainnya memberikan nilai estetika yang sporty dan agresif.

Kekurangannya, karena proses pembuatannya yang sangat rumit lantaran membutuhkan banyak titik pengelasan yang presisi, sehingga biaya produksinya bisa menjadi lebih mahal dibandingkan Backbone.

Rangka Trellis adalah favorit pabrikan Eropa seperti Ducati dan KTM. Di pasar Asia, motor seperti Kawasaki Ninja H2 dan Honda CB150R Streetfire juga mengadopsi struktur teralis.