Jangan Disepelekan, Ini Penyebab Ban Mobil Habis Sebelah dan Cara Mengatasinya

Ban mobil aus sebelah sering dianggap sepele padahal berbahaya. Mulai dari tekanan angin tidak pas, suspensi bermasalah, sampai spooring yang keliru bisa jadi penyebabnya. Biar ban awet dan aman, baca tips lengkapnya di sini!

Diterbitkan 21 September 2025, 09:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ban mobil aus sebelah sering dianggap sepele, padahal bisa membahayakan keselamatan. Selain membuat laju kendaraan tidak stabil, kondisi ini juga bisa mempercepat kerusakan komponen lain.

Dilansir dari laman resmi Suzuki, Minggu (21/9/2025), keausan ban yang tidak merata biasanya dipicu oleh beberapa faktor teknis maupun kebiasaan berkendara.

Jika dibiarkan, risikonya bisa fatal. Berikut penyebab ban mobil habis sebelah:

1. Kelebihan Muatan

Membawa beban berlebih di satu sisi membuat tekanan roda tidak merata.

Akibatnya, ban di sisi yang lebih berat cepat habis. Selain berisiko aus sebelah, konsumsi bahan bakar juga jadi lebih boros.

2. Tekanan Angin Tidak Sesuai

Ban kempis bikin bagian luar cepat habis, sementara ban dengan tekanan terlalu tinggi bikin bagian tengah aus duluan.

Tekanan angin yang tidak pas juga berisiko menyebabkan ban pecah di jalan.

2. Suspensi Bermasalah

Komponen suspensi yang aus atau rusak membuat ban tidak menapak sempurna ke jalan. Alhasil, ban terkikis di satu sisi lebih cepat.

3. Sudut Kemiringan Roda Tidak Tepat

Kesalahan saat spooring membuat roda tidak sejajar. Toe-in atau toe-out yang keliru bikin ban bergesekan tidak merata dengan aspal.

4. Gaya Mengemudi Agresif

Sering ngerem mendadak, belok tajam, atau melibas jalan rusak bisa mempercepat keausan di sisi tertentu ban.

Tips Merawat Ban Agar Tidak Cepat Aus Sebelah

1. Periksa dan Ganti Ban Tepat Waktu

Jangan menunggu sampai aus parah. Segera ganti ban bila tapak sudah menipis di satu sisi.

2. Cek dengan Dongkrak

Angkat mobil dan periksa apakah ban terasa oblak. Jika goyang, kemungkinan ada masalah pada ball joint atau bushing.

3. Rawat Komponen Kaki-Kaki

Suspensi, shockbreaker, dan ball joint harus dicek rutin. Komponen yang aus wajib diganti agar ban menapak sempurna.

4. Jaga Tekanan Angin dan Spooring

Selalu isi angin sesuai rekomendasi pabrikan. Lakukan spooring dan balancing secara berkala agar sudut roda tetap presisi.

5. Rotasi Ban

Pindahkan posisi ban depan-belakang atau kanan-kiri sesuai jadwal. Tujuannya agar beban terdistribusi merata.