Yamaha Mulai Uji Coba Motor Listrik Swap Battery di Indonesia

Setelah melakukan uji coba motor listrik E01 di Jakarta, Bandung, Bali, dan Medan pada 2023, Yamaha kini melanjutkan langkah berikutnya dengan menguji kendaraan listrik berteknologi swap battery

Diterbitkan 13 September 2025, 06:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah melakukan uji coba motor listrik E01 di Jakarta, Bandung, Bali, dan Medan pada 2023, Yamaha kini melanjutkan langkah berikutnya dengan menguji kendaraan listrik berteknologi swap battery. Proyek ini dilakukan melalui kerja sama dengan penyedia layanan ride sharing, untuk melihat kinerja motor listrik dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.

Pada fase studi kali ini, motor listrik swap battery akan digunakan oleh mitra pengemudi ride sharing. Skema ini diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai efektivitas kendaraan dalam operasional harian serta potensi bisnis yang bisa berkembang dari teknologi tersebut.

"Sebagai brand global yang telah lebih dari 50 tahun hadir di tanah air, Yamaha senantiasa berkomitmen untuk dapat menghadirkan solusi mobilitas terbaik untuk masyarakat Indonesia dan juga terus melakukan harmonisasi terhadap isu-isu lingkungan maupun sosial," jelas Satoshi Takagi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM), dalam keterangan resmi, Jumat (12/9/2025).

Satoshi juga mengatakan, setelah sukses melakukan uji kendara dengan EV model E01 yang memiliki mekanisme fix battery beberapa waktu lalu, saat ini Yamaha memasuki fase kedua pengujian EV dengan menggunakan model swap battery.

"Bekerja sama dengan salah satu penyedia jasa layanan ride sharing, melalui proyek ini kami akan melihat bagaimana efektivitas kendaraan EV Yamaha dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan juga potensi bisnisnya," tegasnya.

Sebagai bagian dari proyek ini, Yamaha menyiapkan infrastruktur pendukung berupa stasiun tukar baterai mandiri yang sudah tersedia di sejumlah titik strategis di wilayah Jabodetabek.

Sarana Perkuat Ekosistem

Selain memastikan kelancaran operasional kendaraan, fasilitas tersebut juga menjadi sarana mempelajari ekosistem penanganan baterai listrik, baik dari sisi distribusi maupun pengelolaan daur ulang.

Kerja sama dengan penyedia ride sharing ini disebut tak hanya soal teknologi, melainkan juga mencakup aspek sosial.

Studi ini diharapkan bisa memberi nilai tambah dalam bentuk kemudahan akses mobilitas sekaligus membuka peluang kerja baru di sektor transportasi berbasis energi bersih.

Infografis Motor Listrik