Bahaya dan Risiko Ganti Ban Mobil Hanya Sebelah

Mengganti ban mobil hanya sebelah ternyata berisiko besar bagi kestabilan, kenyamanan, hingga konsumsi bahan bakar. Kenali penyebabnya dan simak tips aman ganti ban agar mobil tetap stabil dan aman dikendarai.

Diterbitkan 22 Agustus 2025, 13:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mengganti ban mobil hanya satu sisi sering dianggap sepele, padahal risikonya cukup besar bagi kenyamanan dan keselamatan. Ban baru dan lama yang tingkat keausannya berbeda bisa membuat mobil kehilangan keseimbangan.

Dikutip dari website resmi Toyota, Jumat (22/8/2025), penggantian ban yang ideal sebaiknya dilakukan sepasang atau bahkan keempatnya sekaligus agar performa tetap terjaga.

Dilansir dari laman resmi Suzuki Kamis (21/8/2025), berikut ini risiko dan tips aman mengganti ban:

Risiko Ganti Ban Sebelah

1. Mobil Tidak Stabil

Ketika hanya satu ban yang diganti, mobil cenderung terasa tidak seimbang. Ban baru dan lama punya daya cengkeram berbeda sehingga respon mobil terhadap kondisi jalan juga tidak sama. Akibatnya, kendaraan bisa sulit dikendalikan, terutama saat melewati jalan rusak atau tikungan tajam.

2. Suspensi dan Kaki-kaki Tertekan

Perbedaan tingkat keausan ban membuat sistem suspensi bekerja lebih berat. Tekanan yang tidak merata bisa merusak shockbreaker, ball joint, hingga komponen kaki-kaki lainnya. Jika dibiarkan, kerusakan ini bisa berujung pada biaya perbaikan yang lebih besar.

3. Efisiensi Berkendara Menurun

Ban yang tidak seimbang meningkatkan risiko aquaplaning, membuat mobil mudah menarik ke salah satu sisi, bahkan membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.

Hal ini karena tahanan gulir meningkat dan tenaga mesin terbuang untuk menjaga laju mobil tetap stabil.

Penyebab Ban Aus Sebelah

1. Masalah pada Suspensi

Kerusakan pada shockbreaker atau ball joint bisa membuat satu sisi ban lebih cepat aus dibanding sisi lainnya.

2. Tekanan Angin Tidak Tepat

Tekanan berlebih mempercepat aus di bagian tengah, sementara tekanan rendah membuat tepi ban lebih cepat habis.

3. Rotasi Ban Jarang Dilakukan

Tanpa rotasi berkala, ban akan aus di titik tertentu saja sehingga menimbulkan keausan tidak merata.

Tips Aman Mengganti Ban

1. Ganti Sepasang atau Empat Sekaligus

Lebih baik mengganti minimal sepasang ban, terutama bagian depan yang menanggung beban pengereman lebih besar. Namun, paling ideal adalah mengganti empat ban sekaligus agar performa sama rata.

2. Lakukan Balancing dan Spooring

Setelah mengganti ban, penting melakukan balancing dan spooring supaya roda sejajar dan beban seimbang. Ini membantu menjaga kenyamanan sekaligus memperpanjang usia suspensi.

3. Gunakan Ban dengan Merek Sama

Hindari mencampur ban dengan merek berbeda karena tiap ban punya karakteristik sendiri. Perbedaan ini bisa mengganggu handling dan membuat mobil terasa tidak stabil.

Mengganti ban hanya sebelah memang terlihat lebih hemat, tetapi risikonya justru besar bagi kestabilan dan kenyamanan.

Untuk keamanan berkendara, sebaiknya lakukan penggantian sepasang atau sekaligus empat ban, ditambah balancing dan spooring, agar mobil tetap stabil dan aman digunakan.

Infografis Otomotif