Sukses

Black Stone Live Modz 2022 Bakal Tampilkan Mobil Modifikasi Terbaik di IMX

Liputan6.com, Jakarta - Live Modz Challenge kembali digelar dengan tema Black Stone Live Modz Challenge 2022 ‘Perang Bintang’. Kompetisi modifikasi ini mengiringi gelaran series OLX Autos Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX 2022) “The Indonesian Kalcer” pada 1-2 Oktober di Hall A,JCC Jakarta.

5 kontestan yang berhasil lolos antara lain Raffi Ahmad, Gading Marten, Uya Kuya, Andre Taulany, dan Atta Halilintar. Nantinya ke-5 kontestan akan mengerjakan mobil modifikasi masing-masing dengan dukungan dari produsen aftermarket, bengkel spesialis, dan modifikator yang tergabung dalam member National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).

Memastikan kompetisi ini berlangsung ketat dan kompetitif, tim juri yang terdiri dari Pembalap dan Wakil Ketua Umum IMI Mobility Rifat Sungkar, YouTuber Otomotif Fitra Eri, dan NMAA National Judge Erwin M. Chairudin & Edy Vertue. Empat orang juri merupakan praktisi sekaligus profesional di dunia modifikasi selama puluhan tahun akan menetapkan poin regulasi baru sebagai pedoman melakukanpenilaian kepada tiap kontestan.

Black Stone Live Modz Challenge 2022 ‘Perang Bintang’ dibuka secara resmi oleh Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Ketua Dewan Pembina National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) Bambang Soesatyo pada Kamis, 19 Mei 2022 kemarin.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan, para kontestan akan bersaing memperebutkan PialaKetua MPR RI dan total hadiah RP 1 miliar. Selama proses modifikasi, presentasi hasil modifikasi, sampaipenentuan pemenang secara eksklusif hadir di sejumlah kanal YouTube masing-masing kontestan.

"Kompetisi ini merupakan persembahan NMAA sebagai asosiasi modifikasi dan aftermarket terbesar diIndonesia untuk turut serta memulihkan geliat perekonomian nasional pasca pandemi Covid-19 melaluikegiatan modifikasi otomotif yang merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif tanah air. Parakontestan pada dasarnya merupakan publik figure yang sudah eksis di dunia hiburan Tanah Air. Hal inimenunjukan sebuah gebrakan baru di skena otomotif dan modifikasi Indonesia yang selaras denganpertumbuhan lima sektor prioritas dari program pemerintah," ujar Bamsoet.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Multiplier Effect

Bamsoet menerangkan, bidang usaha modifikasi otomotif termasuk dalam lima sektor bidang manufaktur yang mendapat prioritas pengembangan dari Presiden Joko Widodo dalam mempersiapkanIndonesia memasuki era Revolusi Industri 4.0.

Oleh karena itu, hadirnya Black Stone Live Modz 2022 Challenge ‘Perang Bintang’ memotivasi parapelaku usaha modifikasi otomotif demi memberikan multiplier effect economy yang besar bagimasyarakat.

"Dalam salah satu market research di Amerika Serikat (AS), disebutkan muncul kecenderungan anak-anak muda tidak lagi aktif membeli mobil. Justru mereka lebih suka melakukan personalisasi mobil miliknya. Kalaupun mau membeli, mereka memilih membeli mobil yang sudah dimodifikasi. Hal tersebut juga akan terjadi di Indonesia yang memiliki 64 juta penduduk di rentang usia 16-30 tahun yang membuat pengembangan usaha modifikasi otomotif sangat cerah," terang Bamsoet.

Di kesempatan yang sama, Andre Mulyadi selaku IMX Project Director mengatakan, tahun ke-4 IMX Live Modz Challenger dengan melibatkan lebih banyak kontestan yang sudah sangat dikenal publik diharapkan dapat menjadi suguhan menarik demi menguatkan ekosistem industri modifikasi aftermarket meliputi car enthusiast, produsen barang aftermarket, bengkel spesialis, serta mendorong gaya modifikasi sesuai aspek estetika dan fungsional.

“Lima kontestan Black Stone Live Modz Challenge 2022 ‘Perang Bintang’ terpilih tentunya punya konsep atau gaya modifikasi secara personal. Antusiasme dari para kontestan yang didominasi publik figure Nasional terlihat sejak beberapa hari lalu. Para kontestan juga merupakan modifikator yang memiliki antusias tinggi terhadap mobil ini dikenal memiliki kesamaan membangun kolaborasi aktif untuk keberlanjutan industri modifikasi otomotif Nasional,” pungkas Andre.