Sukses

Makin Canggih, Mobil Listrik Mercedes-Benz Bakal Dilengkapi Atap Panel Surya

Liputan6.com, Jakarta - Mercedes-Benz siap untuk menawarkan mobil listriknya dengan penggunaan atap panel surya pada 2024. Rencana penggunaan teknologi ini, datang dari Konferensi Media, di mana Markus Schafer, CTO Mercedes-Benz, berbicara terkait Vision EQXX baru.

"Jadi, pelanggan mungkin akan memiliki pilihan di masa depan, untuk memilih atap kaca lengkap tanpa gangguan atau atap surya yang sangat menarik secara estetika, tetapi juga bermanfaat dari tambahan energi ke dalam baterai," ujar Schafer, dilansir Autoblog, Selasa (4/12/2022).

Jika penerapan atap panel surya di Mercedes Vision EQXX ini benar-benar terjadi, maka akan sangat membantu.

Sepanjang hari, dalam kondisi ideal, panel surya ini akan menambah jangkauan hingga 15,5 mil dalam perjalanan jarak jauh.

Sebagai perbandingan, atap surya Ioni5 dengan spesifikasi Eropa, diklaim hanya menambah sedikit, atau sekitar lebih dari 3 mil perhari. Sedangkan atap surya milik Kia Sonata hybrid, menambahkan sekitar 2 mil per hari.

"Kami bekerja dengan lembaga penelitian Jerman Fraunhofer, yang bersama-sama mengembangkan atap panel surya yang sangat efisien yang kami pasang di kendaraan kami, dan itulah ide dengan kendaraan seri di masa depan, mungkin dimulai 2024 dengan peningkatan jumlah atap panel surya di kendaraan Mercedes-Benz," tambah Schäfer.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Konsep panel surya

Konsep Mercedes untuk menggunakan panel surya di atap tidak persis seperti yang Anda pikirkan. Alih-alih memberi daya langsung ke paket baterai lithium-ion besar, daya dari 117 sel surya di atap Vision EQXX dialirkan dan disimpan dalam baterai lithium yang terpisah. Baterai ini memasok daya ke sistem infotainment, lampu, dan perangkat tambahan lainnya.

Dengan memberikan daya ke sistem dan fitur di mobil, maka mampu mengurangi daya yang tinggi sehingga meningkatkan daya jangkau kendaraan. Dengan begitu, panel surya yang dikembangkan pabrikan Jerman ini, akan didesain untuk mampu memberi daya tegangan tinggi.

 

3 dari 3 halaman

Infografis Pasien Positif Varian Omicron di Indonesia Terus Bertambah.