Sukses

9 Komponen Aditif Hino Genuine Oil Sanggup Optimalkan Kinerja Kendaraan Niaga

Liputan6.com, Jakarta - Oli menjadi salah satu elemen penting untuk kerja sebuah mesin. Tidak hanya mobil penumpang, kendaraan niaga seperti Hino, tentunya juga membutuhkan pelumas yang memiliki spesifikasi aditif yang lengkap.

Pelumas berkualitas tinggi, terbuat dari base oil dan aditif berkualitas tinggi. Hino Genuine Oil (HGO) sudah mengandung komponen aditif yang lengkap untuk kendaraan.

"Dampak oli mesin berkualitas rendah adalah membuat komponen lecet, engine noise, dan daya tahan buruk sehingga biaya pemeliharaan tinggi. Untuk itu kami hadirkan HGO yang sudah mengandung komponen aditif yang lengkap untuk kendaraan bisnis customer, dan pastikan selalu menggunakan Hino Genuine Oil agar bisnis lebih efisien," terang Santiko Wardoyo, COO-Director PT Hino Motors Sales Indonesia, di booth GIIAS 2021, Rabu (17/11/2021).

Terdapat 9 komponen aditif Hino Genuine Oil seperti friction modifier untuk melapisi permukaan logam dan mengurangi gesekan.

Oiliness agent yang memperkuat lapisan film pada oli dan anti wear mencegah keausan dan kerusakan pada komponen. Oli asli Hino juga dilengkapi anti corossion menjaga komponen tidak mudah korosi.

Serta anti-oxidant mencegah oksidasi dan memperpanjang umur oli. Pada Hino Genuine Oil terdapat juga detergents & dispersants menjaga mesin tetap bersih.

Viscosity index improver menjaga stabilitas viskositas, antifoaming agents mencegah pembentukan gelembung busa, dan pour point depressant mempertahankan fluiditas pada suhu dingin.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Mesin Hino Bus Mumpuni

Mesin Hino Bus dirancang untuk beroperasi di segala jalan dan operasional, termasuk di Jalan Tol Trans Jawa. Karena dari data uji yang dilakukan di Tol Trans Jawa dari Jakarta ke Surabaya (PP). Hino Bus dengan kondisi kecepatan operasi diatas 100 km/jam terus menerus, sangat mumpuni dan mesin tetap stabil.

Temperatur oli mesin, dan rata-rata oli di mesin hampir sama atau tidak ada pengurangan, dan jauh dari batas titik nyala oli ( ±230°C ). Laju pendinginan radiator Hino Bus, baik itu RN 285 dan R260 berkisar antara 25 - 30°C artinya menunjukkan hasil yang lebih baik dari laju pendinginan radiator brand lain yang hanya berkisar 10°C walaupun mesin Hino memiliki kuantitas oli yang lebih sedikit, dan melaju dengan kecepatan tinggi secara terus menerus di Tol Trans Jawa.

Paling penting dari tes ini, Hino Bus RN 285 & R 260 mendapatkan hasil konsumsi bahan bakar yang lebih baik, berkisar 11 persen untuk Hino Bus R 260 dan Hino Bus RN 285 di angka 7%. Dari sisi operasional cost, perbandingan biaya ganti oli selama satu tahun juga lebih hemat seperti Hino Bus R260 lebih hemat 78% bila dibandingkan brand lain.

 

 

3 dari 3 halaman

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19