Sukses

Mercedes-Benz C-Class Terbaru Tertangkap Kamera saat Diuji Coba

Liputan6.com, Jakarta - Mercedes-Benz C-Class generasi terbaru tertangkap basah kamera paparazzi saat mengenakan pembungkus wajah dan buritan. Nyaris telanjang seutuhnya, ubahan evolusioner pun dapat terlihat.

Yep, evolusioner dalam arti tidak berubah begitu jauh. Diketahui dari profil tubuh sang penerus C-Class berkode W206 sekilas mencirikan kemiripan dengan model berjalan. Begitu juga dari bentuk jendela. Namun tentunya ia berubah lantaran bukan sekadar facelift. Ambil contoh garis karakter atas yang sejajar garis kaca – tidak melandai seperti W205 – membuat kontur permukaan tubuh bersih dan elegan.

Jelas bakal berubah adalah fasad depan. Diekspektasikan ia mengikuti arahan gaya para sedan di generasi terbaru seperti A-Class dan S-Class. Matanya memicing, mengapit set grille lebar. Untuk bumper tentu akan ada penyesuaian tergantung trim dan Mercedes masih menutup rapat bagian itu. Juga di belakang dipastikan lampu vertikal ditanggalkan untuk beralih ke model horizontal.

Meski terkesan evolusioner, dikabarkan bahwa penerus C-Class didesain ulang. Komprehensif sampai ke basis pembangun. Konon akan mengadopsi berbagai hasil pengembangan dari sang flagship Sonderklasse demi bertarung dengan musuh bebuyutan – siapa lagi kalau bukan BMW 3 series dan Audi A4. Di antaranya termasuk pemanfaatan teknologi hybrid hingga fungsi autonomous driving nan canggih.

Ia akan berdiri di atas platform Modular Rear Architecture (MRA) anyar Mercedes. Perpaduan struktur baja dan aluminium itu dibikin lebih mumpuni ketimbang versi lama. Kabar orang dalam kepada Autocar menyebutkan bahwa rangka mampu beradaptasi lebih baik dengan susunan kelistrikan 48V. Dengan demikian, tidak mengherankan kalau nantinya hadir berbagai pilihan pemacu hybrid hingga PHEV.

 

2 dari 5 halaman

Jantung Pacu

Bicara soal pemacu, tampak wajar bila akhirnya Mercedes-Benz meluaskan varian hybrid mereka. Minimal sistem mild hybrid EQ Boost semakin menjalar ke berbagai tipe. Tak ketinggalan paket plug-in hybrid EQ Power meramaikan line up. Kalau sekarang sistem PHEV hanya eksis di mesin diesel, mungkin saja nanti dikawin ke unit bensin. Dengan teknologi baterai dan motor listrik baru pada masa mendatang, diekspektasikan efisiensinya semakin membaik.

Elektrifikasi pun diyakini tidak sebatas mejeng di kelas jalanan umum. Si buas C63 AMG kemungkinan harus mengucapkan salam perpisahan kepada jantung V8. Tidak lagi dipakai dan beralih ke unit empat silinder 2,0 liter turbo milik A45 AMG plus sistem hybrid ISG 48V. Jangan dulu kecewa, tanpa motor listrik saja sanggup memompa daya 415 Tk dengan torsi puncak 500 Nm.

Agar memikat dan sanggup mengikuti tren masa kini, fitur berkendara swatantra bakal ikut meramaikan. Paling mutakhir, diklaim bakal menciptakan standar baru. Apa yang mereka miliki di S-Class saat ini sudah cukup canggih. Boleh jadi ikut dalam daftar kelengkapan C-Class. Adalah fungsi Drive Pilot dengan kemampuan autonomous driving level 3. Artinya, pengemudi dapat membiarkan mobil berjalan sendiri tanpa perlu menggenggam setir hingga kecepatan tertentu.

 

3 dari 5 halaman

Teknologi Canggih

Kemampuan hebat ini tentu mengadopsi banyak peranti canggih. Termasuk di dalamnya berbagai radar, sensor ultrasonic, sampai stereo camera. Pun masih banyak potensi bisa digali dari situ. Ambil contoh automated valet parking yang tengah dikembangkan pabrikan bersama Bosch. Keluar dari mobil, dan ia bakal mencari parkir sendiri lewat arahan aplikasi smartphone.

Di samping kehebatan elektrifikasi dan fitur berkendara otomatis, kabarnya keluarga C-Class bakal kedatangan anggota baru. Yakni C-Class All Terrain, datang sebagai rival dari Audi A4 Allroad. Eksekusinya serupa E-Class All Terrain, mengambil basis estate dan dibuat lebih rugged lewat ragam cladding dan proteksi tubuh. Mungkin dilaksanakan untuk memikat para penikmat SUV.

Sumber: Oto.com

4 dari 5 halaman

Infografis Tes Massal Deteksi Corona Covid-19

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: