Sukses

10 Hal Tentang Toyota Corolla Cross yang Perlu Diketahui

Liputan6.com, Jakarta - Rencana dijualnya Toyota Corolla Cross pun memancing banyak tanya. Spesifikasi, positioning, hingga apa keunggulan yang ditawarkannya.

Kami rangkum semua pertanyaan itu dalam 10 hal yang sudah kami temukan hingga saat ini.

Meluncur 6 Agustus

Konfirmasi tanggal peluncuran kami pastikan setelah undangan resmi dikirim ke redaksi. 6 Agustus, alias dua hari lagi, SUV anyar ini akan menyapa via sesi konfrensi pers digital.

Timing-nya bagi kami menunjukkan komitmen yang sangat baik dari PT Toyota Astra Motor. Jeda dari peluncuran Global di Thailand tak sampai sebulan.

Catatan kami, Indonesia jadi negara kedua yang menjual Corolla Cross. Hal ini patut diapresiasi lantaran menunjukkan betapa pentingnya pasar Indonesia bagi merek tersebut.

Dibangun Dari Platform Corolla Sedan

Bukan hal baru bagi industri otomotif, tapi bagi Toyota, ini merupakan keunikan. Catatan kami, belum pernah prinsip ini digunakan untuk pasar Indonesia. Menghadirkan SUV dengan basis platform sedan. Hal jamak bagi BMW, Mercedes-Benz, ataupun Honda namun baru bagi Toyota.

Toyota Corolla (di Indonesia Corolla Altis) dilahirkan sebagai sebuah sedan sejati. Sejarah dan DNA-nya sudah membuktikan hal itu. Ia adalah salah satu nama yang punya catatan bagus dalam portfolio Toyota. Bahkan bagi kami, Corolla merupakan salah satu sedan berukuran medium merek Jepang yang paling asyik dikendarai, dari generasi ke generasi.

DNA keasyikkan berkendara ini yang konon ingin digunakan dan dikembangkan dalam sosok SUV lewat Corolla Cross. Daizo Kameyama, Chief Engineer Toyota Motor Corporation dalam presentasinya kala peluncuran di Thailand menyebutkan; "Konsep mobil ini adalah 'Corolla Meets SUV," Corolla adalah mobil paling laris Toyota di seluruh dunia. Bahkan, Corolla boleh dibilang adalah Toyota itu sendiri.

Sejak generasi pertama rilis di Jepang, 1966, Corolla-Series menjadi mobil paling laris dengan total angka penjualan mencapai 49 juta di lebih dari 150 negara. Karakteristik paling menonjol dari Corolla Cross adalah sisi premium dan kepraktisan yang di luar ekspetasi penggunanya. Kesan mobil perkotaan yang tangguh ditampilkan lewat desain yang kokoh. Kami yakin bahwa penampilan khas SUV yang stylish dan kuat ini akan menarik dan menginspirasi khalayak saat melibas rintangan dengan kendaraan senyaman sedan."

Platform yang dipilih, tentu yang serumpun dengan Corolla. TNGA-C (GA-C) adalah landasan yang jadi basis untuk pengembangan Prius, C-HR, Levin, bahkan Lexus UX. Dimensi berukuran medium ini diyakini bisa menyajikan keunggulan SUV tanpa berkompromi pada keasyikkan berkendara.

 

2 dari 4 halaman

Dua Varian Mesin

Jika dipecah berdasar jantung mekanis, setidaknya ada dua varian yang ditawarkan Hybrid dan konvensional. Mesin konvensional 2ZR 1,8 liter jadi basis untuk dua pilihan ini. Imbuhan motor elektrik yang jadi pembedanya.

Pada Corolla Cross bermesin konvensional, unit 1,8 liter disetel dengan output 140 ps dan torsi 177 Nm. Padanannya adalah transmisi berbasis puli dan sabuk baja bernama Super CVT-i. Model hibrida sesuai namanya, memadu-padankan mesin konvensional dengan motor elektrik untuk menciptakan karakter yang mantap namun andal mengolah efisiensi. Total tenaga yang bisa diproduksi dari unit mesin berkode 2ZR-FXE (98 PS) dan motor 1NM (53 PS) adalah 170 PS.

Jika merujuk pada rilis di Thailand dan undangan yang kami terima, cukup jelas jika akhirnya dua pilihan varian mesin ini yang akan disediakan juga untuk Indonesia. Prinsip ini sebelumnya sukses mereka pakai pada Camry, Alphard, C-HR bahkan Corolla Altis pun punya opsi bermesin kombinasi.

Posisinya Dalam Portfolio Toyota Indonesia

Secara dimensi, Toyota Corolla Cross lebih besar dari C-HR namun tak setambun Fortuner. Sangat memungkinkan jika ia punya harga yang lebih murah dari sang kakak yang SUV sejati dengan opsi gerak 4x4. Namun melihat status Corolla Cross yang diimpor dari Thailand dan punya tipe hybrid, kami tak akan heran jika nantinya banderol keduanya bisa bersinggungan. Bahkan dengan C-HR sekalipun, pasalnya model crossover kompak satu ini memang dilabel harga yang cukup mahal lantaran dikapalkan dari Jepang.

Positioning ini akan jelas begitu harganya rilis nanti. Pasalnya kami tak bisa menggeneralisir prinsip yang diterapkan oleh negara lain. Model kendaraan yang diproduksi secara lokal hingga mobil yang dijual pun berbeda. Ini membuat portfolio tiap negara jadi beragam dan sulit dibandingkan.

Punya Kesempatan Besar di Indonesia

Fakta ini yang bagi kami sangat menarik. Beberapa tahun terakhir, mobil jenis SUV memang kian naik pamornya. Bahkan spesies MPV dan Hatchback saja di-SUV-kan demi melahirkan produk-produk dengan daya jelajah lebih. Kelas Medium SUV sendiri, jadi kian kompetitif. Honda CR-V, Nissan X-Trail, Mazda CX-5, Hyundai Santa-Fe, terus diperbarui demi menjalin ikatan dengan konsumennya.

Kini, Toyota hadir di tengah-tengah kompetisi ini. Menawarkan keunggulan khas Toyota dengan membawa nama besar Corolla tentu akan membuat persaingan jadi kian panas. CR-V menawarkan mesin turbo. CX-5 disajikan dengan komposisi mesin berkompresi tinggi khas SKYACTIV. Santa-Fe, satu-satunya peserta yang punya opsi mesin diesel yang terkenal tangguh. Pendekatan X-Trail dan diikuti oleh Corolla Cross adalah keunikan mesin hybridnya. Menarik jika Toyota nantinya mematok harga SUV baru mereka selevel dengan model-model yang kami sebut dengan rentang Rp 460-650 juta, dipastikan konsumen SUV medium tak akan kaget.

 

3 dari 4 halaman

Kabin Lapang dan Bagasi Luas

Dalam presentasinya, kami menggarisbawahi pesan bahwa Toyota Corolla Cross punya kabin yang lapang dan bagasi yang luas. Setelah ditelisik, Dimensi seluruh varian 4,460 x 1,825 x 1,620 mm dan wheelbase 2,640 mm. Figur ini memang menjanjikan ruang cukup untuk kenyamanan 5 penumpang dewasa.

Ia lebih lebar, lebih panjang dari CR-V yang bahkan muat dimasuki 5+2 penumpang. Terbayang bagaimana kelebihan ruang yang tak digunakan untuk angkut orang tersebut, justru dimaksimalkan pada kapasitas bagasi. Klaimnya, 487 liter bisa dioptimalkan untuk mengangkut kargo. Konon, berdasar riset Toyota Thailand, figur kapasitas bagasi ini adalah yang terlapang di kelasnya.

Format Keempat dari Toyota Corolla

Toyota Corolla Cross yang hadir sebagai SUV merupakan bentuk keempat yang dikembangkan dari platform Corolla. Sebelumnya Toyota sudah menyajikan sedan yang tentunya sebagai basis awal. Disusul model bertubuh hatchback yang punya ringkas dan touring atau estate dengan penawaran kenyamanan sedan namun punya ruang bagasi lebih lapang. Format SUV tentunya jadi pendekatan yang sangat out of the box dari basis sebuah sedan.

Dirakit di Thailand

President Director Toyota Motor Thailand Company Ltd. menjabarkan; "All New Toyota Corolla Cross diproduksi di pabrik kendaraan penumpang kami di provinsi Chachoengsao mulai 13 Juli 2020. Yang terpenting, mobil ini dibuat oleh orang Thailand dan diekspor ke negara lain dari Thailand." Klaim ini boleh jadi diartikan bahwa untuk saat ini setidaknya hanya Negeri Gajah Putih yang berhak menghasilkan mobil tersebut. Nah, model yang nanti dijual di Indonesia bisa dipastikan berasal dari sana.

 

4 dari 4 halaman

Punya Aneka Fitur Menarik

Kalau melihat detail kelengkapan, bisa dibilang Corolla Cross menawarkan fitur yang berkelas. Smart entry misalnya, memungkinkan akses kabin tanpa perlu berinteraksi dengan kunci. Nah, untuk Corolla Cross, kemudahan akses bagasi dilengkapi dengan Power Back Door berikut Kick Sensor. Tinggal ayunkan kaki lalu kap bagasi terbuka.

Begitu masuk kabin, posisi duduk dapat diatur secara elektris. Kemampuan ini mungkin mengingatkan Mitsubishi Eclipse Cross atau Mazda CX-3 Pro yang notabene mengisi spektrum premium dalam lingkaran crossover. Di sisi kelengkapan pendukung, diketahui start/stop button eksis lantaran punya perangkat kunci pintar. Moon Roof juga hadir untuk memberikan kemewahan dengan model atap kaca yang bisa dibuka tutup.

Tak kalah penting adalah safety features komprehensif. Paket Toyota Safety Sense disematkan, meliputi Automatic High Beam, Pre-Collision System, Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist, dan Blind Spot Monitor. Tidak salah kalau berekspektasi kehadiran perlindungan Airbag tujuh titik, peranti pengereman ABS+EBD+BA, hingga kontrol stabilitas elektronik.

Untuk peranti hiburan, seluruh varian tersemat layar sentuh 9 inci. Kompatibel dengan Apple CarPlay bersama T-Connect. Anda bisa mengumandangkan musik melalui berbagai sumber. Pemanja telinga menggunakan sistem 2-way dan rentang frekuensi tersembur dari enam buah speaker.

Bukan SUV 4x4

Meski jargon SUV dilontarkan dengan lantang oleh Toyota Corolla Cross, tetaplah kemampuan daya jelajah paling signifikan hanya bisa disalurkan lewat penggerak 4 roda dan All Wheel Drive. Dengan komposisi mesin hybrid yang diembannya, harusnya opsi ini bisa disajikan. Misalnya dengan memasangkan motor elektrik juga pada roda belakang. Dengan demikian daya jelajah sang Jip Corolla bisa diandalkan.

Tanpa skema gerak itu, keunggulan SUV hanya bisa tersarikan lewat konstruksi bodi yang menyajikan kaki jenjang. Tentu saja konsekuensinya mobil ini jadi tidak se-SUV jargonnya. Singkatnya, ia tak lebih dari Corolla yang dibuat lebih jangkung. 

Sumber: Oto.com