Sukses

Terlalu Berisiko, DP Nol Persen Bukan Jaminan Pembelian Kredit Naik Drastis

Liputan6.com, Jakarta - Bagi yang tengah mencari kendaraan, kini bisa membeli mobil atau motor secara kredit dengan down payment atau DP nol persen. Pasalnya, pembelian tanpa uang muka ini sudah diatur dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 mengenai Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, penerbitan aturan ini dapat mendorong permintaan kredit. Namun, aturan ini tak akan berdampak banyak terhadap kenaikan permintaan kredit.

"Ada juga dampaknya, tapi ya tidak besar-besar amat juga. Karena selama ini kredit pakai lembaga finance company itu juga sudah banyak yang tidak pakai DP. Dari dulu sudah lama. Ada lah dampaknya tidak banyak," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, beberapa waktu lalu, seperti dilansir bisnis Liputan6.com.

Sebelumnya, Sutjahja Nugroho, Direktur Human Capital, General Service, and Corporate Communication FIFGroup pernah mengatakan jika pihaknya tidak yakin dan belum memikirkan untuk menyediakan pembiayaan dengan pemberlakukan skema uang muka nol persen.

"Saat memberikan pembiayaan, kita menghitung risiko yang paling terprediksi. Pembiayaan dengan nol persen jarang kami lakukan, karena regulasinya juga tidak ada," jelas Sutjahja Nugroho, beberapa waktu lalu.

Lanjut pria yang akrab disapa Nunu ini, jika peraturan DP nol persen ini diberlakukan, pembeli tidak bakal mudah untuk mengajukan kredit. Pasalnya, pembelian kendaraan tanpa uang muka memiliki risiko yang sangat besar.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

"Ketika memutuskan membantu pembiayaan, kami menghitung orang itu mampu dalam mengembalikan pinjaman. Dengan DP kecil sekali atau bahkan nol persen, berarti angsuran per bulannya akan tinggi sekali, memungkinkan tidak?" tegasnya.

Untuk diketahui, jika berbicara soal pembiayaan sepeda motor, dan FIFGroup ini memang lembaga pembiayaan yang mendukung penuh penjualan sepeda motor PT Astra Honda Motor (AHM) di Indonesia.

Dan untuk konsumen roda dua di Indonesia sendiri, tidak semua berasal dari menengah ke atas.

Loading
Artikel Selanjutnya
Wapres JK Tak Setuju Beli Kendaraan DP Nol Persen, Kenapa?
Artikel Selanjutnya
Wapres JK Tak Setuju Aturan Uang Muka Kredit Kendaraan 0 Persen