Sukses

Toyota Innova Diuji Tabrak, Bagaimana Hasilnya?

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Innova terbaru sudah berumur 2 tahun sejak diluncurkan pada 2016 silam. MPV andalan Toyota ini tak hanya dipasarkan di Indonesia, tapi juga di negara Asia lainnya. Di India, varian Innova pun menjadi mobil premium.

Apa yang membuat Innova popular? Tingkat keselamatannya kah? Bisa jadi. Sebab Innova mendapatkan rating 5-star dari ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asian Countries).

Untuk mendapatkan rating ini, unit Innova artinya sudah diuji melalui beberapa tantangan tabrakan. Ditabrakkan ke depan, ditabrak dari sisi kanan maupun kiri.

Hasilnya?

Toyota Innova mendapat rating 5-star untuk versi 5 airbags dan 4-star untuk versi 3-airbags. Poin yang dikumpulkan Innova untuk Adult Occupant Protection (AOP) sebesar 14.10 poin. Sedangkan untuk Child Occupant Protection (COP) mencapai 76 persen.

Sementara syarat mendapat rating 5-star adalah harus dilengkapi dengan Electronic Stability Control(ESC) untuk AOP. Sementara unit yang dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS), Seatbelt Reminder (SBR) untuk penumpang dan pengendara, ISOFIX, dan top tether menjadi syarat untuk mendapatkan rating 4-star untuk COP.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Unit Innova yang diuji tabrak ASEAN NCAP ini adalah generasi Innova yang diproduksi tahun 2015 dan merupakan model 2016 varian 2.0S MT dengan mesin bensin 2.0L.

Varian Innova ini diproduksi di Indonesia dan beredar di Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Mau tahu seperti apa uji tabraknya, lihat videonya di sini.

Sumber: Otosia.com

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.