Sukses

Toyota Supra Tampil dalam Balutan Versi Balap

Liputan6.com, Jakarta - Pada 2002 lalu, Toyota resmi menarik Supra dari pasar. Memasuki 2014, raksasa asal Jepang ini kembali mencoba membangkitkan mobil ikonik ini dengan FT-1 Concept.

Nah, memasuki 2018, dan bertepatan dengan Geneva Motor Show menandai hadirnya generasi kelima Toyota Supra. Namun, mobil ini hadir dalam bentuk mobil balap.

Melansir Autoevolution, ditulis Rabu (7/3/2018), tidak sulit untuk membayangkan mobil produksinya. Tinggal melepas widebody kit dan aero besar, sudah terpampang jelas mobil untuk yang dijual bebas.

Dengan mobil konsep sepanjang 180 inci ini, menegaskan model kompak prototipe Mk V Supra. Dan jika mobil ini mempertimbangkan campuran material ringan (panel komposit dan jendela polimer), mobil ini akan berakhir dengan bentuk yang mengesankan.

Dengan dikembangkan bersama BMW Z4 baru, Toyota Supra ini akan menampilkan banyak pilihan mesin enam dan empat silinder, dengan rumor plug-in hybrid.

Untuk nama mobil ini memang belum ditentukan. Kabarnya, pasar Amerika Serikat bakal menggunakan nama di bawah Toyota. Namun, untuk pasar di bagian dunia lain akan mendapatkan nama di bawah sub-merek GR.

1 dari 2 halaman

Penampakan Penantang Honda Civic Hatchback dari Toyota

Jelang debutnya di Geneva Motor Show 2018, bocoran model baru dari Toyota Corolla hatchback beredar di dunia maya. Mobil ini sendiri, merupakan penantang dari Honda Civic hatchback yang memang harus diwaspadai pabrikan berlambang huruf 'H' tersebut.

Melansir Paultan, Selasa (6/3/2018), model yang disebut Toyota Auris ini memeliki desain yang modern. Tampilan grill yang lurus, headlamp yang dipadukan dengan grill bawah yang besar.

Dengan desain tersebut, mobil ini cukup mirip dengan Camry hybrid, dengan lampu kabut, lampu depan bersayap seperti Toyota Mark X yang khusus di jual di Jepang.

Untuk mesinnya, mobil ini tersedia tiga pilihan mesin untuk pasar Eropa. Pertama, mesin turbo berkapasitas 1,2 liter dengan 116 Tk. Kedua, mesin hybrid 1,8 liter dengan 122 Tk. Ketiga, pilihan hybrid 2,0 liter dengan tenaga 180 Tk.

Untuk mesin Diesel, seperti bukan keahlian Toyota. Jadi, kemungkinan besar pilihan mesin tersebut tidak akan muncul ke permukaan.

Artikel Selanjutnya
Fokus ke Hybrid, Tahun Ini Toyota Berhenti Jual Mobil Diesel
Artikel Selanjutnya
Indonesia Bisa Jadi Pemasok Komponen Mobil Listrik Global