Sukses

Suzuki GSX-R150 dan Nex Pasang Harga Baru, Berapa?

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai pembuka di awal tahun, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), sebagai agen pemegang merek (APM) motor Suzuki di Tanah Air telah mengumumkan harga baru untuk jajaran model andalannya.

Pabrikan berlambang huruf 'S' ini, resmi menaikan banderol Suzuki GSX-R150 dan Nex.

Untuk motor sport fairing andalannya, Suzuki GSX-R150 mengalami kenaikan Rp 1 juta, dari RP 28,9 juta menjadi Rp 29,9 juta.

Model lain yang mengalami kenaikan harga adalah Suzuki Nex dari Rp 12,95 juta menjadi Rp 13,1 juta. Harga tersebut, berstatus on the road (OTR) Jakarta, dan wilayah lain menyesuaikan.

Sementara itu, selain dua produk tersebut, untuk harga jual produk Suzuki lainnya tetap sama alias tidak mengalami kenaikan.

Sejak awal kemunculannya di Februari tahun lalu, Suzuki GSX-R150 ditawarkan dengan harga perkenalan yang terjangkau. Dan di momen kembalinya GSX-R150 ke harga normal, tidak mengubah motor sport fairing 150cc ini paling terjangkau di kelasnya.

Begitu juga dengan Suzuki Nex, yang terbilang masih sangat kompetitif dan hemat untuk dana yang harus dikeluarkan konsumen.

"Tahun ini, prestasi yang kami harapkan, yaitu dalam wujud kepuasan konsumen, menciptakan keluarga pengguna Suzuki yang lebih besar dan meluas, serta menjadi idola baru bagi generasi muda saat ini dan yang akan datang," jelas Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT SIS, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Senin (8/1/2017).

1 dari 2 halaman

Harga Mobil Suzuki Belum Naik

Bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), hingga saat ini belum mengumumkan kenaikan harga jual kendarannya. Pabrikan berlambang huruf 'S' ini masih menghitung harga jual terbarunya tersebut.

"Kita masih hitung. Kalau harga on the road (OTR) pasti naik. Kan biaya BBN (Bea Balik Nama) naik tiap tahun," jelas Donny Saputra, Direktur Marketing PT SIS, saat berbincang dengan Liputan6.com, melalui pesan elektronik, Jumat (5/1/2018).

Lanjut Donny, untuk pengumuman harga terbaru Suzuki ini, paling lama akan dilakukan pekan depan.

"Naik berapa, belum ada perkiraan. Belum bisa bicara kontribusinya, karena masih kita hitung," jelas Donny.

Untuk diketahui, kenaikan harga kendaraan di awal tahun ini memang disebabkan beberapa faktor, seperti biaya produksi, perubahan spesifikasi, kompetisi di pasar, dan regulasi seperti pajak BBN atau struktur pajak.

Artikel Selanjutnya
Suzuki Ignis Adventure Cocok untuk Bertualang, Berapa Harganya?