Sukses

Ketahui Apa Detoks Kulit hingga Bagaimana Cara Melakukannya

Liputan6.com, Jakarta Semua orang mungkin mendambakan kulit yang sehat sekaligus bercahaya. Sebab banyak yang berkata, kulit menjadi salah satu tanda keindahan dan estetika seseorang.

Untuk mendapatkannya tentu setiap orang perlu melakukan perawatan. Salah satunya dengan detoksifikasi kulit.

Sama halnya dengan organ tubuh lain, kulit pun perlu dirawat dengan baik. Terlebih ketika Anda memiliki aktivitas di luar ruangan.

Pada saat itu kulit Anda akan bertemu dengan beragam polusi hingga terkena paparan sinar matahari. Belum lagi saat Anda merasa stres atau memiliki gaya hidup yang tidak sehat.

Hal-hal seperti itu juga ternyata bisa berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Di dalamnya mungkin terdapat beragam racun yang berbahaya. Oleh karena itu, racun tersebut perlu dibersihkan. Seiring hal itu, muncul istilah detoksifikasi kulit.

Sebelum membahas lebih jauh, Anda perlu mengetahui lebih dulu apa itu detoks.

Dikutip dari laman Timesnownews, Sabtu (20/11/2021), detoks adalah proses mengeluarkan racun dan zat berbahaya tertentu yang dapat membahayakan tubuh.

Hal ini diperlukan untuk meningkatkan kekebalan dan mencegah komplikasi kesehatan jangka pendek dan panjang.

 

2 dari 2 halaman

Cara melakukan detoks kulit

 

Kemudian mengenai detoksifikasi kulit, ini dapat didefinisikan sebagai proses pembersihan dan pembuangan kotoran yang dapat merusak kulit.

Selain itu, bahkan detoksifikasi kulit dianggap dapat membantu meningkatkan kualitas kulit, tekstur, dan kesehatan secara keseluruhan.

Lebih dari itu, bahkan cara ini bisa membuat kulit terlihat tampak lebih muda karena dapat mengurangi tanda-tanda penuaan.

Sementara itu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendetoksifikasi kulit. Bila Anda ingin merawat kulit agar lebih baik, cobalah cara-cara berikut ini.

1. Eksfoliasi dengan baik

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan eksfoliasi kulit atau pengelupasan kulit. Jangan abaikan hal ini, sebab eksfoliasi kulit itu penting.

Anda perlu tahu, cara ini dapat membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati dan kotoran yang menempel di pori-pori.

Untuk menerapkannya, Anda bisa menggunakan eksfoliator alami di rumah atau menggunakan produk perawatan kulit eksfoliasi yang teruji secara dermatologis.

Namun, melakukan eksfoliasi kulit ini pun jangan sering. Hal itu karena dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering, iritasi, atau gatal.

2. Gunakan tabir surya

Anda pasti sudah tahu bahwa sinar UVA dan UVB sangat berbahaya bagi kulit. Paparan sinar matahari tersebut dapat meningkatkan penuaan, menyebabkan kerutan, dan membuat kulit berisiko terkena kanker, seperti melanoma.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan tabir surya. Produk ini dapat memberi perlindungan untuk kulit dari paparan sinar matahari yang berbahaya. Ada baiknya jika Anda menggunakannya setiap hari.

3. Buat tubuh terhidrasi

Selanjutnya cara ketiga adalah selalu membuat tubuh terhidrasi dengan baik. Sebab, hidrasi juga penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Saat dehidrasi, kulit Anda akan lebih rentan terhadap jerawat dan kerusakan kulit lainnya. Untuk menghindari hal tersebut, maka selalu buatlah tubuh Anda terhidrasi. Selain air minum, Anda juga harus menggunakan pelembab yang baik untuk menjaga kulit.

4. Konsumsi makanan detoks

Selanjutnya, Anda juga perlu memperhatikan pengaturan diet sehat supaya kulit terawat. Dalam hal ini, diet sehat juga termasuk langkah penting menuju detoks kulit.

Untuk menerapkannya, Anda bisa mengonsumsi makanan, seperti beri, kacang-kacangan, buah jeruk, mentimun, dan brokoli.

Makanan-makanan tersebut mengandung kaya akan antioksidan, serat, dan nutrisi penting lainnya yang mampu membantu merawat kesehatan kulit.

5. Ketahui jenis kulit

Terakhir, untuk menerapkan diet sehat hingga detoks kulit, Anda perlu memahami bagaimana kondisi kulit. Itu dilakukan agar Anda bisa merawat kulit dengan maksimal.

Sebagai saran, Anda bisa mengonsultasikan dengan dokter kulit untuk memahami jenis kulit Anda. Apakah kulit Anda termasuk kulit normal, kombinasi, atau kering.

Hingga pada akhirnya Anda dapat merancang rutinitas perawatan kulit yang sempurna. Setelah merencanakan rutinitas tersebut, pastikan Anda juga konsisten melakukannya untuk mendapatkan hasil terbaik.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati