Sukses

Begini Trik Mengakhiri Video Call dengan Sopan

Liputan6.com, Jakarta Semua orang kini tengah menggandrungi pemakaian video call atau video conference untuk terhubung dengan yang lainnya. Mulai dari aplikasi Zoom, Google hangouts hingga FaceTime.

Namun ada kalanya saat melakukan video call, kita terpaksa harus mengakhirinya karena berbagai alasan. Tentu ada rasa sungkan untuk meninggalkan pertemuan virtual.

Untuk mengatasi ini, coba saja beberapa trik berikut untuk mengakhiri pertemuan virtual, seperti melansir laman lifehacker, Kamis (21/5/2020).

1. Mengatakan ada tugas lain 

Meskipun Anda tidak sejatinya tidak benar-benar memiliki rencana, kenyataannya sebagian besar dari kita masih memiliki rencana  atau, setidaknya, tugas yang harus dilakukan.

Ini bisa menjadi alasan untuk mengakhiri pertemuan. Dengan mengatakan, misalnya "Hei, saya harus beralih fokus ke pekerjaan lain." Ini bisa jadi alasan yang sempurna (atau alasan sempurna) untuk mengakhiri panggilan video.

2. Katakan Anda akan Keluar

Dengan alasan untuk pergi keluar sebelum malam merupakan cara yang baik untuk mengakhiri percakapan. Dengan begitu orang yang berada di percakapan akan mengerti dan tidak kecewa. 

 

2 dari 2 halaman

3. Katakan Mempunyai Jadwal Video Call dengan yang lain

 

Banyak dari kita yang memiliki beberapa panggilan video call setiap hari. Meski masih memiliki jeda lama ini bisa menajdi alasan untuk mengakhiri pertemuan virtual.

Dengan mengatakan, "Saya mempunyai tugas di sore ini" memberi kesan urgensi dan alasan yang lebih kuat untuk mengakhiri percakapan dan itu membuat mitra percakapan Anda tahu bahwa waktu Anda sangat dibutuhkan hari ini.

4. Katakan "Aku senang bisa berbicara denganmu, sampai jumpa" 

Dengan mengatakan bahwa Anda senang dengan percakapan dan ingin menghubungi untuk melanjutkan percakapan di lain waktu merupakan hal yang sopan.

Jangan ragu untuk menentukan kapan percakapan akan dilanjutkan dan buat kesepakatan. Jadi ini tidak menyakiti hati dan membuat kecewa teman atau orang yang habis dihubungi. 

 

Reporter : Tiara Sekarini