Sukses

Ingin Punya Anak yang Sukses Finansial? Cek Caranya di Sini

Liputan6.com, Jakarta Setiap orangtua tentu berharap anaknya memiliki jaminan masa depan yang cerah. Salah satunya adalah dengan mencapai kesuksesan secara finansial.

Tentu saja hal tersebut tak melulu soal uang. Seperti dilansir dari laman Inc.com, Minggu (3/11/2019), para orangua harus dapat membantu anak-anaknya tumbuh dengan bahagia dan membuatnya merasa mendapat kasih sayang.

Ternyata tak hanya itu, para orangtua ternyata dapat meningkatkan potensi anaknya untuk menjadi sukses secara finansial saat menjadi dewasa. Anda pasti ingin melakukannya untuk anak-anak, jika memang ada caranya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama 30 tahun dan dipublikasikan Journal of American Medical Association Psychiatry, para orangtua bisa melakukan banyak hal untuk mendidik anaknya menjadi sukses.

Studi tersebut melibatkan 2.850 anak berusi 6 tahun dan melihat perkembangannya hingga usia mereka mencapai 33-35 tahun.

Hasilnya, terdapat beberapa sikap yang diajarkan para orangtua dan mayoritas anaknya menjadi sukses di masa depan. Selengkapnya, berikut 4 cara yang bisa dilakukan agar anak cenderung menjadi sukses finansial ketika dewasa:

1. Dorong untuk berbagi

Para ahli parenting mengatakan, Anda tak selalu harus mendorong anak untuk berbagi kecuali dengan konsep menerima kembali.

Para ahli juga menyarankan anak-anak untuk menyimpan mainan-mainan spesial yang tak ingin mereka bagikan sebelum teman-temannya datang.

Para orangtua juga harus memberikan waktu bermain yang cukup agar anak-anak dapat belajar berbagi dengan anak lain.

2. Bantu anak Anda untuk fokus

Psikolog Jamie Howard mengatakan, meningkatkan konsentrasi anak sangat penting untuk membantunya menyelesaikan tugas besar menjadi persoalan sederhana.

Mendorong mereka untuk fokus juga dapat membantu mereka masuk ke dunia serba multi-tasking.

Dengan begitu, anak cenderung terbiasa berkonsentrasi dan membantunya untuk sukses dalam mengerjakan apapun.

 

2 dari 2 halaman

3. Bantu anak bergaul

 

Pakar perkembangan anak Dr. Wayne Fleisig, mengatakan pentingnya mengembangkan empati pada anak.

Perkembangan emosi positif juga harus dijaga dengan mendorong anak bergaul dengan teman--teman seumurannya.

4. Bantu anak mengatasi kecemasan

Penting untuk membiarkan anak merasakan kekhawatiran tertentu. Karena setiap anak selalu memilki ketakutan tertentu.

Namun tentu saja, para orangtua juga harus membantu anak-anaknya untuk mengatasi kecemasan dengan membedah rasa takut yang dirasakan.

Dengan begitu, anak-anak dapat membingkai rasa takutnya dan menemukan solusi sejak dini.

Loading
Artikel Selanjutnya
3 Cara Menambah Pendapatan dengan Menggandeng Mitra Bisnis
Artikel Selanjutnya
Biar Tak Berimbas Buruk, Begini Cara Mengelol Utang