Pollycarpus Membantah Terlibat Kasus Munir

Pilot Garuda Pollycarpus mengaku tak yakin akan dijadikan tersangka dalam kasus kematian aktivis HAM Munir. Ketua TPF Munir Marsudi menduga jika pihak Garuda hanya sebagai alat yang digunakan pihak lain.

Diterbitkan 07 Maret 2005, 09:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Pilot Garuda Kapten Pollycarpus Budihari Priyanto menyatakan tidak yakin akan dijadikan tersangka dalam kasus kematian aktivis hak asasi manusia (HAM), Munir. Pollycarpus mengaku tak mengetahui adanya tuduhan keterlibatan Garuda dalam kematian Munir seperti yang disampaikan Tim Pencari Fakta (TPF) Munir.

Saat ditemui tim SCTV di rumahnya di Jakarta, baru-baru ini, Pollycarpus yang diduga kuat terlibat dalam kasus kematian pejuang HAM itu tidak mau memberi keterangan seputar kasus Munir. Pollycarpus mengaku, tidak mengikuti perkembangan informasi bahwa dirinya dan sejumlah direksi Garuda dituduh terlibat.

Hingga kemarin, pihak Garuda enggan menanggapi tuduhan keterlibatan mereka dalam kasus Munir padahal TPF telah melaporkan secara resmi ke polisi. Laporan itu berkaitan dengan kejanggalan dalam surat tugas yang diberikan kepada Pollycarpus [baca: Penyidik Kasus Munir Diminta Memeriksa Direksi Garuda].

Di tempat terpisah, Ketua TPF Munir Brigadir Jenderal Polisi Marsudi Hanafi mengatakan, Polly hanya beberapa jam di Bandar Udara Changi, Singapura, 6 September 2004 dan kemudian balik ke Jakarta. Marsudi menduga jika pihak Garuda hanya sebagai alat yang dipakai pihak lain.(JUM/Nina Bahri dan Agus Kusno)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6