Sukses

Majelis Zikir SBY Berdoa buat Bangsa

Liputan6.com, Bogor: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh komponen bangsa hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Yudhoyono juga mengimbau bangsa Indonesia menghindari dan memerangi korupsi, menghentikan kekerasan politik antaragama, sentimen rasial, dan membebaskan rasa takut dari ancaman. Selain itu SBY juga mengajak korban bencana tak larut dalam duka sebab hidup terus berputar. Hal itu diutarakan SBY saat memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1426 Hijriah, di rumahnya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/2) siang.

Dalam peringatan itu dipanjatkan doa dan zikir agar Indonesia terhindar dari bencana. Zikir dipimpin H. Abdul Rahman Al Habsyi bersama sekitar seratus anggota Majelis Zikir SBY. Berbagai doa dipanjatkan ulama dan santri dari berbagai pesantren di Pulau Jawa. Zikir ini untuk memohon ampunan pada Allah karena banyaknya bencana yang melanda Indonesia.

Di Sidoarjo, Jawa Timur, sekitar 5.000 warga Nahdlatul Ulama mengadakan istigasah kubro menyambut datangnya 1 Muharam 1426 H, di Masjid Agung Sidoarjo. Istigasah yang diadakan Pengurus Cabang NU Sidoarjo, dipimpin oleh Kiai Haji Miftakul Akhiar, dari Surabaya dan K. H. Abdul Gofar dari Pasuruan. Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dan sejumlah pejabat setempat juga hadir. Miftakul Akhiar mengimbau jamaah berefleksi dan berintrospeksi terhadap kejadian tahun silam.

Dalam istigasah bertajuk `Sidoarjo Berdoa`, kaum nahdiyin mengharapkan berkah di masa datang. Mereka juga memanjatkan doa bagi korban bencana gempa bumi dan Tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara pada 26 Desember 2004. Saking banyak yang datang, peserta meluber sampai halaman masjid.(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)