BGN Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk Program MBG

BGN menegaskan bahwa setiap pengembangan skema pelaksanaan Program MBG akan dilakukan secara bertahap.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 20:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BGN kaji pelibatan kantin sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis.
  • Tujuannya tingkatkan efektivitas, efisiensi, jangkauan, dan kualitas gizi program.
  • Kajian melibatkan banyak aspek dan pemangku kepentingan, dilakukan bertahap.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji peluang pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu upaya memperkuat efektivitas penyelenggaraan program di lapangan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan kajian ini bagian dari proses evaluasi dan penyempurnaan tata kelola Program MBG yang saat ini dilakukan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Berbagai skema terus kami kaji agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif, efisien, dan mampu menjangkau penerima manfaat dengan tetap mengutamakan standar keamanan pangan, kualitas gizi, serta tata kelola yang baik,” ujar Agustina Arumsari usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan.

Menurut Agustina, pelibatan kantin sekolah masih berada pada tahap kajian bersama kementerian dan lembaga terkait. Kajian itu mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, kapasitas pengelolaan, standar higiene dan sanitasi, hingga mekanisme pengawasan agar pelaksanaannya tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.

BGN menegaskan bahwa setiap pengembangan skema pelaksanaan Program MBG akan dilakukan secara bertahap, berbasis hasil kajian, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Seluruh keputusan nantinya akan mempertimbangkan efektivitas program sekaligus kepentingan terbaik bagi peserta didik sebagai penerima manfaat.

Melalui proses evaluasi yang komprehensif dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berkembang menjadi program yang adaptif, berkualitas, dan mampu mendukung peningkatan status gizi generasi muda Indonesia secara berkelanjutan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6