Kondisi Pengungsi Ambon Memprihatinkan

Ratusan warga dari sejumlah kawasan di Kota Ambon, Maluku, masih mengungsi di tempat-tempat penampungan yang serba terbatas. Bantuan untuk meringankan derita para pengungsi belum juga datang.

Diterbitkan 13 Mei 2004, 14:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ambon: Kondisi para korban kerusuhan di Kota Ambon, Maluku, memprihatinkan. Ratusan warga dari berbagai kota masih bertahan di sejumlah penampungan yang dianggap aman. Warga yang kebanyakan adalah korban kerusuhan Ambon 1999 hidup dalam keterbatasan. Bantuan untuk meringankan beban mereka juga tak kunjung turun sampai Kamis (13/5).

Siang ini, anggota Musyawarah Pimpinan Daerah Maluku mengadakan rapat untuk membahas penanganan konflik yang kembali meletus di Kota Ambon pada 25 April silam [baca: Ketika Ambon "Menangis" Lagi]. Nasib pengungsi yang sebagian besar anak-anak dan kaum perempuan ini juga masuk dalam rapat.

Para pengungsi mengatakan akan tetap bertahan di penampungan sementara di rumah-rumah ibadah yang tersebar di sekitar daerah Wae Haong, Wainitu, dan Jalan Sultan Babula [baca: Situasi Ambon Mencair]. Mereka akan kembali ke rumah jika yakin Ambon sudah benar-benar aman. Namun, tampaknya tidak semua pengungsi bisa segera kembali ke rumahnya karena sebagian tempat tinggal mereka telah ludes terbakar saat kerusuhan.(TNA/Sahlan Heluth)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6