Seskab Teddy Langsung Rapat Bareng Mensos Usai Pulang dari Prancis

Seskab Teddy melakukan rapat bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada Sabtu 30 Mei 2026 usai kembali dari Prancis.

Diterbitkan 31 Mei 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Seskab dan Mensos bahas pemantapan pembukaan Sekolah Rakyat Juli 2026.
  • Program ini targetkan 45.000 anak kurang mampu dapat akses pendidikan dan hidup layak.
  • Rencana sekolahkan 1.000 anak kurang mampu di Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat.

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan rapat bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Sabtu 30 Mei 2026 usai kembali dari Prancis. Prabowo dan Gus Ipul membahas doal pembukaan Sekolah Rakyat tahun ajaran baru pada Juli 2026.

"Dalam pertemuan tersebut dibahas: Pemantapan pembukaan Sekolah Rakyat tahun ajaran baru yang akan dimulai pada Juli 2026," ujar Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu (31/5/2026).

Dia menyampaikan, program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini dapat memberikan akses pendidikan, kesehatan, dan kehisupan layak untuk 45.000 anak-anak. Khususnya, anak yang berada dalam kategori tidak mampu hingga putus sekolah.

"Program ini ditargetkan mampu memberikan akses pendidikan, penginapan, kesehatan dan kehidupan layak kepada lebih dari 45 ribu anak dari keluarga kurang mampu, anak putus sekolah, maupun anak yang selama ini belum pernah menimba pendidikan formal," ucap Teddy.

 

Bahas soal Rencana Sekolahkan Anak Kurang Mampu

Selain itu, Teddy dan Gus Ipul juga membahas soal rencana untuk menyekolahkan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, serta anak jalanan di Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat.

"Rencana penyekolahan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, serta anak jalanan di Ibukota Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat, termasuk sekolah-sekolah yang telah ditinjau bulan lalu," tutur Teddy.

Dia menekankan komitmen Presiden Prabowo untuk memberikan kesempatan pendidikan yang sama dan merata bagi seluruh anak Indonesia. Menurut dia, Prabowo juga ingin semua anak-anak Indonesia mendapatkan fasilitas layak dan nyaman dalam menempuh pendidikan.

"Presiden Prabowo menginginkan seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali memiliki kesempatan pendidikan yang sama dengan fasilitas yang layak dan nyaman dan memberi kesempatan dan bekal setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera," terang Teddy.

 

Teddy Dampingi Prabowo

Seperti diketahui, Seskab Teddy mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi kenegaraan ke Paris, Prancis pada 26 hingga 29 Mei 2026.

Kunjungan kenegaraan tersebut menghasilkan sejumlah capaian penting dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis. Kedua negara memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, investasi, perdagangan, hingga pertahanan.

Salah satu hasil utama kunjungan itu adalah peluncuran France--Indonesia High Level Business Council, forum yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha dari kedua negara.

Forum tersebut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru dengan nilai total mencapai USD 3,5 miliar atau sekitar Rp 61,25 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.500 per dolar AS.

Kesepakatan tersebut difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan yang diharapkan dapat memperluas peluang kolaborasi ekonomi antara Indonesia dan Prancis.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6