Granat Aktif Peninggalan Jepang Ditemukan di Manado

Bom ditemukan dua pekerja bangunan saat menggali tanah buat pondasi rumah. Temuan itu sempat membuat gempar warga. Beruntung Tim Gegana segera tiba buat mengangkat granat dan menyisir lokasi.

Diterbitkan 22 Januari 2004, 05:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Manado: Sebuah granat berdaya ledak 100 meter ditemukan di kawasan Pondol, belakang sebuah sekolah menengah umum di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (21/1). Komandan Satuan Brigade Mobil Polda Sulut Ajun Komisaris Besar Polisi Syamsul Bahri membenarkan temuan tersebut. Menurut dia, granat itu adalah peninggalan Jepang. Namun ia memastikan bahwa granat tersebut masih aktif. Karena itulah, ia berharap warga segera melaporkan jika menemukan amunisi serupa.

Adalah Rein Howan dan Fiktor Kaseger, dua pekerja bangunan yang menemukan granat tadi. Saat itu, mereka tengah menggali tanah untuk pondasi rumah milik Yance Paulus. Awalnya, Yance dan Fiktor sempat panik. Betapa tidak. Granat itu sempat terkena alat penggali.

Penemuan itu sempat membuat gempar warga sekitar lokasi. Beruntung Tim Gegana Kepolisian Daerah Sulut langsung mendatangi lokasi. Selain mengangkat granat dan membawanya ke Markas Brimob Polda Sulut, mereka juga menyisir tempat kejadian untuk mencari kemungkinan keberadaan granat-granat lain. Sejauh ini tak ditemukan granat lain di sana.

Bukan kali saja granat aktif ditemukan di kawasan pemukiman warga. Oktober tahun silam, warga Kebon Pala, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, juga menemukan sebuah granat aktif saat menggali lubang di belakang rumah mereka [baca: Sebuah Granat Ditemukan Warga Kebon Pala].(AWD/Aldrin Arief)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6