May Day, 200 Ribu Buruh Bakal Padati Monas

200 ribu buruh dilaporkan bakal memadati Monas dalam perayaan Hari Bunuh Sedunia atau May Day.

Diterbitkan 30 April 2026, 16:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 200 ribu lebih buruh akan padati Monas dan Jakarta saat May Day 2026.
  • Polda Metro Jaya siapkan 1.793 personel dan rekayasa lalu lintas.
  • Lalu lintas Jakarta diperkirakan padat, namun diupayakan tetap berjalan.

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 200 ribu buruh dilaporkan bakal memadati Monas dalam perayaan Hari Bunuh Sedunia atau May Day. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, 1.793 personel untuk mengawal perayaan May Day.

"Data terakhir yang kami terima, 200.000 lebih buruh yang akan ke Monas, dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik di Jakarta," kata Komarudin di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Dia mengatakan buruh dari Jawa Timur sudah bergerak pada Kamis sore, dan diperkirakan pada Jumat (1/5) subuh sudah tiba di Jakarta.

"Ini termasuk juga beberapa wilayah dari daerah lain," ujar Komarudin.

Untuk itu, pihaknya menggelar rapat koordinasi yang melibatkan seluruh Direktorat Lalu Lintas dari beberapa wilayah, mulai dari Ditlantas Polda Jatim, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten hingga Lampung.

“Semua nanti dipimpin dari Korlantas untuk memastikan pergerakan saudara-saudara buruh dalam pelaksanaan Hari Buruh Internasional 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” tutur Komarudin.

Kondisi tersebut akan berdampak pada kondisi lalu lintas di Jakarta, yang diperkirakan cukup padat pada esok hari, Jumat.

“Namun, kami berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan,” ungkap Komarudin.

Rekayasa Lalu Lintas

Polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatur rute perjalanan, baik bagi buruh yang datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, maupun Lampung.

"Kami sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan," imbuh Komarudin.

Dia pun memperkirakan sebanyak 4.000 unit bus yang mengangkut buruh akan mengarah ke Jakarta, dan kepolisian lalu lintas mulai melakukan pengaturan sedemikian rupa.

Selain di kawasan Monas, kepolisian juga menaruh perhatian pada sejumlah kegiatan masyarakat di lokasi lain, salah satunya di Istora Senayan.

"Dari besok ataupun nanti sore, sudah diperkirakan akan ada pergerakan masyarakat Jakarta yang mungkin akan keluar Jakarta ataupun masyarakat dari luar yang akan berlibur di Jakarta," ungkap Komarudin.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6