Usai Blusukan ke Pemukiman Padat di Senen, Prabowo Perintahkan Menteri Siapkan Bangunan Layak Huni

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para menteri terkait di kabinetnya untuk merapatkan masalah rakyatnya yang belum memiliki tempat tinggal layak.

Diterbitkan 27 Maret 2026, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo blusukan ke Senen, Jakarta Pusat, melihat langsung kondisi warga di pinggir rel.
  • Presiden langsung perintahkan menteri terkait bangun hunian layak bagi warga pinggir rel.
  • Warga seperti Wawan terharu dan berharap mendapat tempat tinggal yang lebih layak.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membuat kaget warga dengan blusukan ke pemukiman padat penduduk di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis sore 26 Maret 2026. Prabowo hadir dan menyapa mereka yang tinggal bersebelahan dengan rel bantaran kereta api.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, sepulangnya presiden dari kegiatan itu, pada malam hari ini, Prabowo langsung mengumpulkan para menteri terkait di kabinetnya untuk merapatkan masalah rakyatnya yang belum memiliki tempat tinggal yang layak.

"Tadi malam, setelah blusukan menyapa warga di pinggir rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat. Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia) serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang mash tinggal di pinggir rel kereta api," ujar Teddy seperti dikutip dari instagram resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (27/3/2026).

Teddy memastikan, hari ini tim sudah bergerak untuk menyiapkan proses pembangunan hunian baru yang letaknya tidak jauh dari kawasan asli tinggal mereka.

"Menurut penyampaian warga, mereka sudah tinggal puluhan tahun di pinggir rel dengan hunian serta atap terbatas dan Bapak Presiden ingin agar warga tersebut dapat dibuatkan tempat tinggal dan mandi cuci kakus (MCK) yang layak untuk ditempati sesegera mungkin," ucap Teddy.

 

Laporan Warga

Pada kunjungan kemarin, Wawan, seorang pengamen yang tinggal di lokasi itu mengaku terharu tatkala mengetahui Prabowo datang langsung untuk melihat kondisi tempat tinggal mereka.

Wawan mengaku awalnya hanya mendengar kabar bahwa akan ada pejabat yang datang meninjau kawasan tersebut. Namun, ia tidak menyangka bahwa yang datang adalah Prabowo.

Kegembiraan tak hanya dirasakan Wawan. Istrinya yang berada di sampingnya juga mengaku terharu atas kunjungan tersebut. Bahkan, sang istri sempat hampir menangis karena Prabowo berkenan mengunjungi kawasan permukiman mereka untuk pertama kalinya.

"Awalnya ada koordinasi katanya Bapak Gubernur yang mau datang. Eh, ternyata Bapak Presiden. Saya cuma lihat saja, nggak sempat mendekat. Siapa sih orang pertama di Indonesia, baru kali ini datang ke sini," tutur Wawan kala ditemui, Kamis 26 Maret 2026.

Wawan menuturkan bahwa ia telah tinggal di kawasan bantaran rel kereta api sejak kecil. Tinggal di lokasi tersebut bukanlah keinginannya, namun keterbatasan membuat dirinya dan keluarga menetap di sana.

"Kalau aktivitas saya ngamen. Dari saya kecil, dari cerita nenek buyut saya juga sudah tinggal di sini. Kalau dibilang boleh sih, sebenarnya nggak boleh. Tapi kami tinggal di sini," ucap dia.

Oleh karena itu, kunjungan Prabowo kali ini membuka harapan baginya untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi seluruh warga yang bermukim di kawasan tersebut.

"Kami minta tolong bantu tempat tinggal biar kita (tinggal dengan) layak. Terima kasih," jelas Wawan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6