Zulhas: Apapun yang Terjadi di Timur Tengah, Stok Pangan Cukup dan Harga Terjangkau

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), mengklaim perang di kawasan Timur Tengah tidak berpengaruh pada stok pangan di tanah air.

Diterbitkan 15 Maret 2026, 11:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menko Pangan Zulhas menyatakan stok pangan nasional aman meski ada perang di Timur Tengah.
  • Pemerintah siapkan pasar murah dan subsidi untuk stabilkan harga pangan jelang Lebaran.
  • Stok BBM juga diklaim aman hingga 30 hari, tidak terpengaruh konflik Timteng.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas), mengklaim perang di kawasan Timur Tengah tidak berpengaruh pada stok pangan di tanah air. Ia menyebut pemerintah sudah menyiapkan stok dengan harga terjangkau.

“Apa pun yang terjadi di Timur Tengah, kalau soal pangan, kita siap. Stoknya cukup, harga terjangkau, ya. Mau beras, mau jagung, mau telur, mau ikan, mau ayam. Memang sedikit naik cabai, tapi sekarang sudah mulai agak turun, ya. Jadi stok pangan aman insyaallah,” kata Zulhas di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026).

“Persediaan cukup, lebih dari cukup, ya,” sambungnya.

Terkait mitigasi agar harga pangan tidak melonjak sebelum lebaran, Zulhas menyebut pemerintah menyiapkan pasar murah dan subsidi.

“Kita bikin pasar murah, subsidi dari bupati, dari wali kota, tiap kecamatan, kelurahan ada pasar murah, subsidi harga dari BBM, dari anggaran apa itu bencana tertentu itu, itu juga bisa ke sana. Kalau pemerintah pusat kan ada diskon tiket kereta, tiket pesawat,“ kata dia.

Selain itu, Zulhas mengklaim stok BBM juga aman meski ada perang di Timteng. Bahkan, stok saat ini menurutnya bisa sampai 30 hari.

“BBM aman, stok kita bisa sampai 30 hari. 30 hari ya,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6