Akhir Praktik Tipu-tipu Pria di Depok, Imingi Warga Bisa Gandakan Uang Dolar Berujung Dibui

Tersangka ditangkap Polsek Pancoran Mas saat berada di wilayah Mampang.

Diterbitkan 12 Maret 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dukun pengganda uang palsu, LE, ditangkap Polsek Pancoran Mas di Mampang.
  • Penangkapan berdasarkan laporan korban penipuan penggandaan uang.
  • Barang bukti uang dolar palsu disita, total 1.600 lembar.

Liputan6.com, Jakarta - LE, pria mengaku sebagai dukun pengganda uang di wilayah Mampang, Depok, ditangkap. Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hartono, membenarkan penangkapan tersebut setelah para korbannya melapor.

"Inisial LE yang diduga sebagai dukun penggandaan uang dan ternyata itu tidak benar," ujar Hartono, Kamis (12/3/2026).

Hartono menjelaskan, Polsek Pancoran Mas menerima laporan dari masyarakat dan korban dukun pengganda uang. Polsek Pancoran Mas mengarahkan korban untuk membuat laporan untuk ditindaklanjuti guna dilakukan penangkapan.

"Sudah kami tangkap sedang kami proses untuk pemeriksaan," jelas Hartono.

Tersangka ditangkap Polsek Pancoran Mas saat berada di wilayah Mampang. Namun Hartono tidak menjelaskan secara rinci saat tersangka dilakukan penangkapan sedang melakukan praktik penipuan atau tidak.

“Kita amankan di Kelurahan Mampang, ini masih menjalani pemeriksaan,” ucap Hartono.

 

Barang Bukti Uang Dolar Palsu

Hartono mengungkapkan, tersangka telah ditahan di Polsek Pancoran Mas beserta barang bukti kejahatannya. Adapun barang bukti yang diamankan berupa pecahan uang dolar palsu, diduga untuk meyakinkan para korbannya.

“Barang bukti berupa 1.500 kertas uang pecahan 100 dolar Amerika dan 100 lembar kertas uang pecahan 50 dolar Amerika, diduga itu palsu,” ungkap Hartono.

Hartono menambahkan, Polsek Pancoran Mas akan berusaha mengungkap secara mendalam praktek dukun palsu pengganda uang. Polsek Pancoran Mas masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka untuk mengungkap jumlah korban maupun aksi kejahatannya.

“Masih kami lakukan pemeriksaan, mohon bersabar ya,” pungkas Hartono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6