Dorong Digitalisasi UMKM, Pentingnya Modernisasi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi

Ajang Top 100 BPR 2026 menyoroti pentingnya digitalisasi, penguatan tata kelola, dan manajemen risiko.

Diterbitkan 20 Juni 2026, 16:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ajang Top 100 BPR 2026 soroti digitalisasi dan tata kelola perbankan rakyat.
  • BPR Danamas Surabaya raih Top 100 BPR 2026 berkat transformasi berkelanjutan.
  • BPR Danamas berkomitmen dukung UMKM melalui inovasi digital dan tata kelola adaptif.

Liputan6.com, Jakarta - Tantangan digitalisasi dan penguatan tata kelola di tengah era disrupsi saat ini menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas industri perbankan rakyat nasional.

Guna mengukur ketahanan lembaga keuangan mikro terhadap dinamika tersebut, ajang Talkshow dan Penganugerahan Top 100 BPR 2026 resmi digelar di Mustika Yogyakarta Resort, Yogyakarta, pada Jumat 19 Juni 2026.

Pertemuan tahunan yang mengusung tema 'Memperkuat Kuda-Kuda di Tengah Badai' ini secara khusus menyoroti urgensi modernisasi sistem perbankan inti (core banking) demi menghadapi ketidakpastian ekonomi dan kompetisi teknologi.

Di tengah standardisasi industri perbankan yang semakin ketat, PT BPR Danamas Surabaya mencatatkan kinerja positif dengan masuk dalam jajaran Top 100 BPR 2026 versi majalah ekonomi The Finance.

Lembaga keuangan ini berhasil menempati posisi strategis untuk kategori BPR beraset di atas Rp5 miliar hingga di bawah Rp 35 miliar. Penghargaan ini dianugerahkan berdasarkan hasil evaluasi komprehensif terhadap kinerja, efisiensi, dan kesehatan bank sepanjang periode berjalan.

"Pencapaian ini didorong oleh konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi yang berkelanjutan. Transformasi tersebut mencakup eksplorasi digitalisasi produk, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan infrastruktur teknologi dan kapasitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama perusahaan," ujar Direktur Utama BPR Danamas Lisnur.

"Kami bersyukur kepada Tuhan dan merasa sangat bahagia atas pencapaian ini. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh tim BPR Danamas," sambung dia.

 

Pemanfaatan Inovasi

Lisnur menjelaskan, dari aspek operasional, pemanfaatan inovasi diarahkan untuk memperluas aksesibilitas permodalan bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kemudian, Direktur Kepatuhan BPR Danamas Imam Mulasri menegaskan, penghargaan ini memotivasi perusahaan untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sebagai dukungan terhadap program pemerintah.

"Kami ingin terus berpartisipasi mendukung program pemerintah dalam pengembangan UMKM di Indonesia melalui layanan digital yang ramah pengguna dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh segmen masyarakat," ucap Imam.

Sebagai penutup, ia berharap pencapaian ini dapat mengokohkan posisi perusahaan sebagai lembaga intermediasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Harapan kami, BPR Danamas akan terus tumbuh, semakin tangguh, dan semakin terpercaya, sejalan dengan semangat #TumbuhTangguhTerpercaya," jelas Imam.

Masuknya BPR Danamas dalam jajaran Top 100 BPR 2026 menjadi pembuktian komitmen perusahaan dalam menjaga tata kelola yang adaptif. Dengan pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta penjaminan dana oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), langkah penguatan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6