Jaksa Agung Kirim Ultimatum untuk ‘Jaksa Nakal’: Silakan Mundur Daripada Saya Pecat

Jaksa Agung mengingatkan para jaksa harus mengutamakan integritas. Apabila tidak berintegritas, dia tidak segan-segan akan memecat jaksa yang bersangkutan.

Diterbitkan 18 Februari 2026, 17:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kejaksaan Agung terus berbenah, mengakui jaksa nakal dan akan melakukan mutasi.
  • Jaksa Agung menegaskan integritas adalah kunci; jaksa tanpa integritas akan dipecat.
  • Masyarakat diminta laporkan jaksa nakal untuk bantu penegakan hukum internal Kejaksaan.

Liputan6.com, Jakarta - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, institusi Kejaksaan akan terus melakukan perbaikan untuk mengembalikan marwah Adhyaksa. Di antaranya dengan melakukan mutasi jaksa-jaksa nakal.

Burhanuddin mengakui masih ada jaksa nakal di lingkungan Kejaksaan. Terbukti, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu menangkap jaksa di Banten dan Hulu Sungai Utara.

“Kita manusia, kita tidak harus semuanya baik, tidak juga gitu. Makanya kalau saya ditanya, ‘apa jaksa masih ada yang nakal?’, (jawabannya) masih. Misalnya kemarin (terjaring) OTT KPK, kami akui bahwa itu ada kelemahan dan kami selalu memperbaiki terus,” kata Jaksa Agung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Dilansir Antara.

Dia menegaskan, Kejaksaan RI menjadi tempat bagi insan jaksa untuk berkarya. Dalam berkarya itu, dia menegaskan bahwa para jaksa harus mengutamakan integritas. Apabila tidak berintegritas, dia tidak segan-segan akan memecat jaksa yang bersangkutan.

“Silakan yang tidak punya integritas, silakan mundur daripada saya pecat. Daripada saya suruh mundur, lebih baik silakan mundur,” tegasnya.

Jaksa Agung tidak hanya membutuhkan jaksa yang pintar. Tetapi lebih membutuhkan jaksa yang memiliki integritas dalam bertugas.

“Saya selalu katakan, saya butuh jaksa pintar, tapi lebih butuh lagi saya jaksa yang punya integritas. Untuk apa punya jaksa pintar kalau tanpa integritas? Silakan tinggalkan kejaksaan ini,” jelasnya.

Burhanuddin meminta awak media maupun masyarakat untuk melaporkan kepada Kejaksaan apabila menemukan oknum jaksa yang melanggar.

Laporkan Jaksa Nakal

Dia mengakui bahwa bagian pengawasan Kejaksaan memiliki keterbatasan. Maka dari itu, informasi dari awak media dan masyarakat akan membantu mengatasi oknum jaksa nakal.

“Kami akan lakukan pembenahan-pembenahan, dan bila hal-hal itu menyangkut perbuatan jaksa, kami juga akan melakukan penegakan hukum kepada mereka para jaksa yang nakal,” pesannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6