Liputan6.com, Jakarta - Kasus Pembunuhan pegawai PPPK RSPAU Halim PK berinisial NHW (31) terungkap. Kedua tersangka pembunuhan diamankan di lokasi berbeda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan, tersangka pertama berinisial A diamankan di Sukabumi. Sementara tersangka kedua berinisial AA ditangkap di wilayah Cianjur.
“Sudah ada dua tersangka. Tersangka A diamankan di Sukabumi dan tersangka kedua AA diamankan di Cianjur,” kata Budi kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Advertisement
Terkait hubungan antara pelaku dan korban, termasuk motif pembunuhan, Budi menyebut masih dalam pendalaman penyidik.
“Untuk hubungan maupun motif masih dalam proses pendalaman. Nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.
Penemuan Jasad Pegawai PPPK
Sebelumnya, pria ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Jalan Setia II Gang H Enting RT 04 RW 006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede. Korban diketahui berinisial NHW (31), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di RSPAU Halim PK.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak telentang di atas kasur, berselimut, dengan kondisi badan sudah menghitam.
“Benar, telah ditemukan seorang pria meninggal dunia di wilayah Pondok Gede," kata dia kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Jasad NH pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, seorang perempuan berinisial SR, Rabu (4/2/2026) pagi. Penemuan berawal dari kecurigaan SR karena korban sudah beberapa hari tidak masuk kerja dan tidak bisa dihubungi.
Sejak Senin (2/2), korban seharusnya masuk kerja di RSPAU Halim PK. Namun hingga hari-hari berikutnya, NH tidak memberi kabar. "Tidak dapat dihubungi," ucap dia.
Merasa ada yang janggal, SR mendatangi kontrakan korban di Jalan Setia 2 Gang H Enting RT 04 RW 006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede.
"Namun, pada saat itu pintu dalam keadaan terkunci," katanya.
Setiba di lokasi, pintu kamar kontrakan korban dalam keadaan terkunci. SR kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan. Kamar dibuka bersama-sama.
Begitu pintu terbuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Posisi korban telentang, tubuh tertutup selimut, dengan kondisi fisik menghitam diduga sudah meninggal beberapa hari.
Jenazah korban dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.
"Petugas telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan olah TKP,” ujarnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/569920/original/073763900_1744978909-20250226_142410.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4391028/original/021777800_1681211946-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884475/original/ACg8ocLPzfWW6auvgQa_dor5DOxbSAFvt9Q8dzlB97XYclrNTo6hFg%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4899487/original/059535400_1721739034-20240723-Penjagaan_Bangladesh-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1592251/original/098062600_1494590046--mayat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630719/original/008535700_1782628769-1001405252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8626046/original/000800700_1782620767-1001405252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621601/original/079623000_1782613512-1001405263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8531278/original/049125200_1782464148-372632.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8433303/original/012083200_1782323882-IMG_20260624_233149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263990/original/053000400_1782043355-IMG_20260621_164329.jpg)