GP Ansor Harus Ikut Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Badan otonom dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu harus ikut menjadi penggerak ekonomi di daerah.

Diterbitkan 14 Januari 2026, 02:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • GP Ansor didorong jadi penggerak ekonomi umat, meluncurkan berbagai lini usaha.
  • PW GP Ansor Sultra berinovasi dengan BUMA, mencakup travel, laundry, koperasi.
  • GP Ansor aktif dalam ketahanan pangan, menanam dan panen di Kolaka.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Addin Jauharudin menyatakan bahwa badan otonom dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu harus ikut menjadi penggerak ekonomi di daerah.

“Melalui inovasi dan kreativitas sahabat-sahabat Ansor Sultra, akan menjadikan Ansor sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah. Dan ini sungguh luar biasa karena dilakukan saat sahabat-sahabat baru dilantik,” kata Addin seperti dilansir Antara.

Pernyataan Addin tersebut disampaikan saat pelantikan sekaligus peluncuran berbagai lini usaha PW GP Ansor Provinsi Sulawesi Tenggara. Melalui Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), terdapat unit usaha di bidang travel, laundry, koperasi, hingga yayasan.

Addin mengapresiasi langkah kreatif dan inovatif yang dilakukan PW GP Ansor Sultra. Di awal pelantikan kepengurusan yang baru, PW GP Ansor Sultra telah bergerak melakukan inovasi di bidang ekonomi.

Setelah inaugurasi dan peluncuran beragam inovasi ekonomi melalui BUMA, Addin juga ikut serta dalam penguatan aktivitas kader di bidang pangan. Proses ini dilakukan di Kolaka sekaligus pelantikan PC GP Ansor Kolaka, Kolaka Utara, dan Kolaka Timur.

Di Kolaka, Addin bersama jajaran Ansor melakukan berbagai aktivitas pertanian, perkebunan dan perikanan. Mereka menanam jagung dan durian, lalu panen sawi hingga melakukan pelepasan ikan nila.

“Gerakan yang tergabung dalam Patriot Ketahanan Pangan ini juga sudah mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo. Jangan jadikan ini sebagai retorika, tapi gerakan konkret di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan,” ujar Addin.

 

Peran Strategis

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengatakan bahwa kader Ansor merupakan pemegang estafet yang mempunyai peran strategis. Ia menilai, unit usaha yang dimiliki GP Ansor berpeluang besar dalam pembangunan daerah.

“Ansor memiliki peluang besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat melalui koperasi, usaha jasa, hingga sektor produktif lainnya,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6