Momen Megawati Pantau Penanganan Pascabencana Aceh: Ingatkan Bantuan untuk Ibu dan Anak

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memantau secara online kondisi pascabencana di Aceh dari Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Diterbitkan 11 Januari 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Megawati pantau daring kondisi pascabencana Aceh dari Jakarta.
  • Tim dokter laporkan kebutuhan susu bayi dan makanan pendamping ASI.
  • Megawati berinteraksi penyintas, tanyakan kesehatan dan akses pendidikan.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memantau secara online kondisi pascabencana di Aceh dari Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Lewat sambungan zoom, dirinya tersambung dengan Wakil Sekjen PDIP Sri Rahayu dan tim dokter relawan serta Kapten Kapal Rumah Sakit (RS) Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan.

Kepada Megawati, Tim dokter melaporkan perlunya suplai susu untuk bayi usia 0-6 bulan dan makanan pendamping ASI. Merespons hal tersebut, Megawati pun langsung meminta timnya untuk mengondisikan kebutuhan agar segera dapat dikirimkan.

Usai berbicara dengan tim dokter, Megawati lalu terhubung dengan salah seorang ibu penyintas bencana banjir bandang di Aceh yang tengah menggendong anak berusia satu tahun sembilan bulan.

"Assalamualaikum, Ibu Megawati," sapa ibu tersebut.

"Waalaikumsalam," jawab Megawati.

Ibu tersebut menyampaikan bahwa dirinya baru saja menyelesaikan pemeriksaan kesehatan di Kapal Laksamana Malahayati. Dia mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan dan perhatian yang diberikan PDI Perjuangan melalui hasirnya kapal tersebut.

"Terima kasih, Ibu Megawati. Hari ini saya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, mendapat tambahan vitamin, dan mendapat hadiah dari ulang tahun PDIP," ungkapnya.

Megawati lalu bertanya, berapa jumlah anak warga tersebut. Ibu itu menjawab bahwa ia punya dua anak; pertama berusia 17 tahun dan kedua berusia 21 bulan. 

Kondisi Akses Pendidikan

Mendengar hal itu, Megawati langsung memastikan kondisi akses pendidikan pascabencana. Apakah sekolahnya terkena bencana atau sudah dapat kembali mengikuti belajar mengajar.

"Masih bersih-bersih sekolah, belum mulai belajar," jawab ibu tersebut.

"Insyaallah bisa cepat segera dilakukan (pembersihan), supaya anak-anak kembali bersekolah ya, Bu," doa sang presiden kelima RI tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6