Polri Distribusikan Air Bersih dan Bersihkan Rumah Warga Terdampak Bencana di Agam Sumbar

Melalui Satbrimob Polda Sumbar, kepolisian tidak hanya berjibaku dalam operasi SAR, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi, khususnya ketersediaan air bersih dan percepatan pemulihan permukiman.

Diterbitkan 04 Desember 2025, 16:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polri bantu penanganan bencana Sumbar, fokus air bersih dan pemulihan permukiman.
  • Satbrimob Polda Sumbar distribusikan 401 galon air bersih di Kabupaten Agam.
  • Polri juga bantu bersihkan rumah warga dari puing dan lumpur pascabencana.

Liputan6.com, Jakarta - Polri hadir dalam penanganan bencana alam di Sumatera Barat. Melalui Satbrimob Polda Sumbar, kepolisian tidak hanya berjibaku dalam operasi SAR, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi, khususnya ketersediaan air bersih dan percepatan pemulihan permukiman.

Di wilayah Kabupaten Agam, Tim Ransus Water Treatment Satbrimob Polda Sumbar melaksanakan pengolahan dan distribusi air bersih di sejumlah titik terdampak.

Pada Kamis (4/12/2025), tim mendistribusikan total 401 galon air bersih, yang terdiri dari Nagari Salareh Aia sebanyak 50 galon untuk warga dan Tim SAR, serta SMP 3 sebanyak 61 galon untuk kebutuhan warga dan fasilitas umum di sekitar lokasi.

Air yang semula tidak layak konsumsi diolah terlebih dahulu menggunakan peralatan water treatment hingga memenuhi standar kesehatan, kemudian didistribusikan dalam bentuk galon kepada warga. Kehadiran layanan ini menjadi sangat krusial di tengah rusaknya sumber air dan terputusnya akses air bersih pascabencana.

Tak berhenti pada penyediaan air, anggota Satbrimob Polda Sumbar juga turun langsung membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.

 

Ikut Angkut Puing Rumah

Personel tampak ikut mengangkat puing, membersihkan lumpur yang mengendap di dalam rumah, serta menyemprot dan mencuci bagian-bagian rumah dengan air bersih hasil olahan Tim Ransus Water Treatment.

Kehadiran polisi di tengah warga bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari garda kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadirannya di Sumatera Barat tidak sekadar dalam bentuk pengamanan, namun benar-benar hadir untuk meringankan beban masyarakat, membantu memulihkan kondisi pascabencana, dan mengembalikan harapan warga yang terdampak di Kabupaten Agam dan sekitarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6