Liputan6.com, Jakarta - Tanggal 27 November setiap tahunnya menjadi momentum bagi dunia untuk mengenang berbagai peristiwa penting.
Hari ini, Kamis (27/11/2025), di Indonesia mengenangnya sebagai hari terjadinya Tragedi Sigi pada 2020, ketika kelompok teroris MIT menyerang permukiman warga di Lembantongoa, Sulawesi Tengah, menewaskan satu keluarga dan membakar beberapa rumah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman teror masih nyata dan upaya menjaga kemanusiaan memerlukan kewaspadaan berkelanjutan.
Advertisement
Di Inggris, 27 November menandai dimulainya Pekan Pohon Nasional atau National Tree Week, sebuah perayaan lingkungan terbesar yang telah berlangsung sejak 1973 sebagai upaya memulihkan ekosistem setelah wabah Dutch Elm Disease.
Sementara itu, dunia turut memperingati Hari Adopsi Penyu, sebuah momen yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap penyu dan kura-kura yang banyak kehilangan habitat serta sering terlantar di penampungan.
Di sisi lain, budaya Amerika Serikat turut menjadikan 27 November tahun ini sebagai Hari Thanksgiving, sebuah tradisi nasional yang berakar dari pesta panen abad ke-17 dan kini telah berkembang menjadi momen besar untuk berkumpul bersama keluarga, menyantap hidangan khas, hingga menyaksikan parade ikonik seperti Macy’s Thanksgiving Day Parade.
Berikut sederet peringatan yang jatuh pada 27 November yang dihimpun oleh Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:
Tragedi Serangan Sigi 2020
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/3463690/original/036120400_1621842553-tni_lemban_ok.jpg)
Dilansir Liputan6.com dari Wikipedia, setiap tanggal 27 November menjadi hari berkabung bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Sulawesi Tengah.
Pada hari ini di tahun 2020, sebuah keluarga transmigran di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh secara brutal oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Ali Kalora.
Serangan terjadi pada pagi menjelang siang, ketika sebagian warga tengah beraktivitas dan beberapa lainnya bersiap mengikuti agenda desa menjelang pemilihan gubernur.
Yasa, istrinya Naka, anaknya Pedi, serta menantunya Pinu ditemukan tewas mengenaskan di sekitar rumah yang juga berada dekat bangunan yang biasa dipakai sebagai tempat ibadah umat Kristen. Tidak hanya membunuh, kelompok MIT juga membakar tujuh rumah warga.
Sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga yang berhasil selamat, menyebut terduga pelaku berjumlah sekitar delapan hingga sepuluh orang, tiga di antaranya membawa senjata api dan terlihat beraksi secara terorganisir.
Sebagian warga yang tinggal berdekatan dengan rumah korban sempat melarikan diri ke hutan untuk menyelamatkan diri.
Dalam olah tempat kejadian perkara yang dilakukan aparat pada pukul 13.00 waktu setempat, polisi menemukan empat jenazah serta puing-puing rumah yang dibakar. Hingga malam hari, proses evakuasi, identifikasi, serta pencarian saksi terus dilakukan.
Sedikitnya lima saksi berhasil diperiksa pada hari pertama, menguatkan dugaan bahwa kelompok MIT sengaja turun dari persembunyian untuk menakut-nakuti masyarakat dengan pola teror acak.
Dari penyelidikan lanjutan, polisi memastikan bahwa pelaku adalah kelompok MIT pimpinan Ali Kalora yang berjumlah delapan orang dan sempat membawa kabur sekitar 40 kilogram beras serta berbagai rempah-rempah milik warga.
Serangan ini membuat ketakutan massal. Jumlah warga yang mengungsi semula 49 keluarga, namun meningkat hingga 150 keluarga karena khawatir serangan berlanjut.
Kepolisian menyebut MIT memang kerap turun ke desa-desa untuk meminta makanan agar dapat bertahan hidup di hutan.
Aparat TNI–Polri kemudian memperketat penjagaan, terutama wilayah hutan Palolo yang menjadi rute pelarian kelompok teroris tersebut. Operasi besar-besaran dilakukan dengan dukungan lebih dari 100 personel Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng, serta pasukan khusus TNI yang diterjunkan ke Poso.
Tragedi ini memicu kecaman luas. Presiden saat itu, Joko Widodo mengutuk keras serangan tersebut, menyebutnya sebagai upaya provokasi yang ingin merusak kerukunan antarmasyarakat, sekaligus memerintahkan pengejaran tuntas hingga akar.
Pemerintah memberikan santunan kepada keluarga korban dan memastikan dukungan bagi warga yang mengungsi.
Tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga lembaga kemanusiaan menyuarakan hal serupa. Ketua MPR Bambang Soesatyo, PBNU, GP Ansor, Muhammadiyah, hingga Koalisi Jaringan Masyarakat Sipil menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus meminta aparat menindak tegas pelaku.
Tragedi Sigi 2020 hingga kini dikenang sebagai salah satu aksi MIT paling brutal setelah kematian pimpinan sebelumnya, Santoso.
Serangan tersebut menegaskan masih adanya ancaman kelompok bersenjata di Sulawesi Tengah dan menjadi pengingat bahwa upaya menjaga keamanan, kerukunan, dan kemanusiaan membutuhkan kewaspadaan yang tidak pernah kendor.
Advertisement
Pekan Pohon Nasional Inggris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4093006/original/058422500_1658198536-close-up-picture-gardener-s-hand-holding-sapling-plant.jpg)
Dilansir Liputan6.com dari National Today, Pekan Pohon Nasional menjadi salah satu peringatan terbesar terkait pelestarian lingkungan di Inggris. Berdasarkan catatan National Today, perayaan ini telah berlangsung sejak 1973 dan jatuh pada pekan khusus di akhir November, yakni 27 November hingga 5 Desember.
Perayaan ini lahir dari kampanye dua anggota parlemen Inggris, Sydney Chapman dan Peter Walker, untuk meningkatkan kesadaran publik atas wabah penyakit elm Belanda yang kala itu memusnahkan banyak pohon di Britania Raya. Kampanye tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan nasional untuk menanam pohon di awal musim dingin.
Tujuannya tetap sama hingga kini, mendorong masyarakat menanam pohon, memulihkan keanekaragaman hayati, serta memperkuat ketahanan alam menghadapi perubahan iklim. Pemerintah daerah di seluruh Inggris menggelar aksi penanaman pohon, edukasi publik, hingga kampanye penghijauan khusus di wilayah perkotaan.
Pohon dinilai memainkan peran vital dalam menyerap karbon, meningkatkan kualitas udara, menyediakan habitat satwa, hingga menjaga struktur tanah.
Pekan Pohon Nasional mengajak masyarakat untuk melihat peran tersebut dan berpartisipasi langsung menanam pohon selama musim tanam yang berlangsung dari November hingga Maret.
Hari Adopsi Penyu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/883413/original/073799900_1432350716-penyu.jpg)
Dilansir Liputan6.com dari Days Of The Year, hari Adopsi Penyu diperingati setiap 27 November dan berfokus pada konservasi serta penyelamatan kura-kura dan penyu lokal.
Berdasarkan catatan dari Days of The Year, peringatan ini dimulai pada 2011 setelah seorang blogger bernama Christine Shaw menulis tentang pentingnya adopsi penyu.
Berbeda dari Hari Penyu Sedunia pada Mei, Hari Adopsi Penyu menekankan penyelamatan penyu peliharaan yang ditelantarkan. Banyak penyu dibawa pulang tanpa pengetahuan yang cukup, kemudian dilepas atau diserahkan ke penampungan.
Melalui peringatan ini, masyarakat diimbau melakukan edukasi sebelum mengadopsi penyu, memberikan donasi ke lembaga konservasi seperti Turtle Conservancy dan Save the Turtles, serta mendukung program penyelamatan penyu laut yang kini banyak masuk kategori terancam punah.
Advertisement
Hari Thanksgiving
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423370/original/097970400_1764060025-2149546950.jpg)
Dilansir Liputan6.com dari National Day Calendar, di Amerika Serikat, 27 November tahun ini bertepatan dengan Hari Thanksgiving, yang selalu dirayakan setiap Kamis keempat bulan November.
Peringatan ini bermula dari perayaan panen tahun 1621 oleh kolonis Plymouth bersama suku Wampanoag, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai hari nasional oleh Presiden Abraham Lincoln pada 1863.
Thanksgiving kini menjadi tradisi keluarga yang identik dengan hidangan kalkun, kentang tumbuk, saus cranberry, hingga pai labu. Hingga 90 persen rumah tangga di AS mengonsumsi kalkun saat perayaan ini.
Selain berbagi makanan, Thanksgiving juga dikenal dengan parade besar Macy’s di New York yang telah berlangsung sejak 1924 dan selalu menarik jutaan penonton.
Tradisi unik lainnya adalah “pengampunan kalkun,” di mana Presiden AS setiap tahun menyelamatkan satu atau dua kalkun dari pemotongan dan mengirimnya ke peternakan untuk hidup tenang di masa tua.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3904844/original/ACg8ocLsPSFJsikb0nC1tC3mkI2AaP_f9ycFUDbLnmR4tfJ9q6O8RcDm%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355482/original/010492400_1758338914-q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4239063/original/078995600_1669347726-044242100_1647078105-000_324Y8HA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/618/original/015378900_1751874433-WhatsApp_Image_2025-07-06_at_20.36.08_5b85adcb.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)