Di KTT G20 Wapres Gibran Sampaikan Prioritas Nasional, dari Hilirisasi hingga Swasembada Pangan

Gibran mengatakan hasil pembahasan bilateral tersebut akan ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah ia kembali ke Tanah Air.

Diterbitkan 23 November 2025, 22:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gibran paparkan program prioritas (MBG, hilirisasi, swasembada pangan) di KTT G20.
  • Gibran bertemu pimpinan Ethiopia, Angola, Vietnam, dan Finlandia di G20.
  • Ethiopia dan Angola minat perkuat hubungan, berencana kunjungan ke Indonesia 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi, dan swasembada pangan dalam serangkaian pertemuan bilateral di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan.

Pertemuan bilateral berlangsung pada hari pertama agenda G20, Sabtu (22/11/2025), dengan sejumlah pimpinan negara, di antaranya Ethiopia, Angola, Vietnam, dan Finlandia.

“Kita sudah melakukan pertemuan dengan beberapa kepala negara. Saya sampaikan juga pada saat pertemuan, program-program prioritas dari Bapak Presiden, misalnya Makan Bergizi Gratis, hilirisasi, swasembada pangan, dan lain-lainnya,” ujar Gibran saat memberikan keterangan pers di Johannesburg Expo Center, Minggu.

Gibran mengatakan hasil pembahasan bilateral tersebut akan ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto setelah ia kembali ke Tanah Air.

“Hasil rapat segera kita follow up dan kita laporkan ke Pak Presiden begitu nanti kita sampai di Tanah Air,” tambahnya.

 

Ethiopia dan Angola Nyatakan Minat Perkuat Hubungan Bilateral

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Gibran melakukan pertemuan bilateral dalam format pull aside meeting dengan sejumlah pimpinan negara peserta G20.

Pertemuan dilakukan bersama Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, Perdana Menteri Vietnam Phạm Minh Chính, Presiden Angola sekaligus Ketua Uni Afrika Joao Manuel Goncalves Lourenco, serta Presiden Finlandia Alexander Stubb.

Airlangga menambahkan Ethiopia dan Angola menyatakan minat untuk memperkuat hubungan bilateral dan berencana melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 2026.

“Terkait dengan pertemuan bilateral, baik dari Angola maupun Ethiopia, itu menyatakan keinginan untuk berkunjung ke Indonesia. Dan tadi disampaikan mungkin pada kesempatan pertama di tahun depan mereka ingin berkunjung ke Indonesia,” kata Airlangga.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6