Liputan6.com, Jakarta- Wakil Ketua Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Priyo Budi Santoso, menegaskan dukungan penuh terhadap berbagai gebrakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang dinilai membawa semangat kuat untuk menyelamatkan ekonomi rakyat dari cengkeraman oligarki. Hal itu dia sampaikan usai beraudiensi bersama Mentan Amran di kediamannya di Jakarta, Jumat (21/11).
Priyo mengungkapkan, dirinya baru pertama mendengar secara langsung gambaran komprehensif terkait rencana besar Amran dalam memperbaiki sektor ekonomi strategis Indonesia melalui kebijakan pertanian nasional.
“Saya mendapatkan banyak perspektif baru dari Pak Amran. Saya menangkap kesan bahwa beliau akan menjalankan semua rencana besarnya dengan tekad penuh, apalagi karena memperoleh dukungan langsung dari Presiden,” ujar Priyo seperti dikutip Sabtu (22/11/2025).
Advertisement
Menurut dia, keberanian Menteri Pertanian untuk mengoreksi struktur ekonomi yang selama ini dikuasai pihak-pihak tertentu merupakan langkah konkret penyelamatan negara. Dia menilai, sudah terlalu lama sektor-sektor strategis “dikangkangi” oleh kelompok oligarki tertentu.
“Kalau kita punya Menteri yang ingin menyelamatkan negeri ini dari serakahnya pihak-pihak tertentu yang selama ini menguasai bisnis strategis, itu adalah langkah nyata bagi ekonomi nasional. Ekonomi kecil, ekonomi rakyat, harus mendapatkan ruang yang sama,” tegas mantan anggota DPR RI empat periode tersebut.
Priyo menilai, gagasan Amran sejalan dengan visi ICMI tentang keberpihakan kepada kepentingan rakyat kecil. Karena itu, dia menekankan pentingnya tindakan tegas untuk membongkar praktik keserakahan atau serakahnomics dalam rantai pangan nasional mulai dari beras, gula, tebu, ayam, hingga telur.
“Angkanya membuat saya kaget. Telur saja kalau tidak dikuasai satu-dua orang yang itu-itu saja, rakyat bisa jauh lebih sejahtera. Kami tahu siapa saja pelaku yang menguasai sektor itu. Mereka tidak boleh hidup tenang kalau terus merampas hak-hak ekonomi rakyat,” tegas dia.
Guncangan Sosial Jika Monopoli Pangan Tak Dibenahi
Priyo juga menyinggung potensi goncangan sosial jika pemerintah tidak segera membenahi distorsi ekonomi akibat praktik monopoli pangan tersebut.
“Ujung dari keserakahan adalah ancaman terhadap keadilan sosial. Kalau ini tidak segera diselamatkan, potensi goncangan sosial itu nyata di depan mata,” katanya.
Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap sikap Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya memberikan dukungan penuh terhadap agenda kerakyatan di Kementerian Pertanian.
“Saya mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo! kalau beliau konsisten membackup ide-ide kerakyatan ini. Visi beliau sejalan dengan pikiran ICMI,” ujar Priyo.
Advertisement
ICMI Dukung Swasembada Pangan
Lebih jauh, Priyo menegaskan tidak boleh ada lagi pihak yang bebas menguasai secara sewenang-wenang sektor-sektor bisnis strategis dan mematikan ekonomi rakyat.
“Untuk menyelamatkan Indonesia ke depan itu hanya ada satu kata kunci: keadilan. Pemerataan harus nyata. Tidak boleh ada 1–2 pihak mengendalikan seluruh sektor bisnis di negeri ini,” tegasnya.
Priyo pun mengajak semua elemen bangsa mendukung langkah-langkah Amran Sulaiman yang dinilainya berpihak pada kepentingan rakyat.
“Gebrakan Menteri Pertanian ini, suka tidak suka, harus kita dukung sepenuhnya. Kami di ICMI berada pada jalur yang sama dengan ide yang dilakukan Pak Amran,” dia menandasi.
Merespons audiensi bersama ICMI, Mentan Amran mengatakan ICMI mendukung Kementerian Pertanian untuk swasembada pangan.
"ICMI bagus, mereka mendukung upaya Kementan untuk swasembada pangan. Mereka satu visi dengan Kementan," ujar Amran menutup.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420439/original/030855400_1763782638-d218dcfa-5ef9-40c2-9370-bf3f3324f408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)